Polres Pesawaran Gelar Acara Syukuran HUT Polwan

8
Ilustrasi Berita
GEDONGTATAAN – Polres Pesawaran menggelar acara syukuran dalam rangka HUT Polwan Ke-71 Tahun 2019 di Mapolres Pesawaran, Rabu (11/09) pagi.
 
Kapolres Pesawaran, AKBP. Popon Ardianto Sunggor menyampaikan, dalam rangka merayakan hari jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-71 yang diperingati pada tanggal 01 September setiap tahunnya, Polres Pesawaran menggelar acara syukuran yang dilaksanakan di depan Mako Polres Pesawaran yang dihadiri para pejabat utama Polres Pesawaran.
 
“Acara Syukuran berlangsung mulai pukul 09.00 Wib yang juga dihadiri Wakapolres Pesawaran Kompol Handak Prakasa Qalbi S.T, M.H, Para Kabag, Kasat, Perwira Staf dan seluruh anggota Polwan Polres Pesawaran,” ujar Kapolres dalam acara sambutan acara syukuran HUT Polwan tersebut.
 
Dikatakan Kapolres, sesuai tema HUT Polwan kali ini, “Dengan Semangat Pengabdian Promoter, Polwan Untuk Masyarakat dan Negara” diharapkan kepada para Polwan khususnya di Polres Pesawaran dapat meningkat semakin baik pada setiap tahun. Baik dalam pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian maupun performa yang membanggakan diluar tugas rutinnya selaku anggota Polri.
 
“Terimakasih kepada Wakapolres dan seluruh panitia penyelenggara syukuran HUT Polwan Ke 71, karena walaupun syukuran ini terlihat minimalis tetapi terlihat mewah dan berkesan,” ungkap Kapolres.
 
Menurut Kapolres, pada saat ini Polwan sendiri telah memiliki peran pokok dalam Kepolisian, untuk itu diharapkan agar dalam pelaksanaan tugas dapat meningkatkan kemampuan, kinerja dan pengetahuan dalam bekerja.
 
” Semangat selalu kepada Polwan, semoga Polwan semakin jaya,” kata Kapolres.
 
Diketahui, acara syukuran tersebut juga diwarnai dengan pemotongan tumpeng Hari Jadi Polwan Ke-71 oleh Kapolres yang kemudian diberikan kepada Polwan dengan Nomor Registrasi Pokok (NRP) Termuda Bripda Febi Yola Mukhtar NRP 98020204 dan Nomor Registrasi Pokok (NRP) tertua Aipda Neneng Epit S NRP 82090023. (Esn)
BACA :  Hasil Pemeriksaan Reguler Inspektorat, Pekerjaan Senilai Rp 600 Juta di Desa Pulau Pahawang Diduga Fiktif
BAGIKAN