Predikat ODF di Sragi Masih Nihil

248
Foto Ilustrasi

SRAGI – Memasuki tahun awal tahun 2019 program bebas buang air besar atau Open Defication Free (ODF) di Kecamatan Sragi masih nihil.

Pada tahun 2018, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Palas menargetkan empat desa meraih predikat ODF. Namun hingga pergantian tahun keempat desa tersebut belum siap.

Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi Sumari Sasmito tidak menampik bahwa Kecamatan Sragi gagal dalam mencapai predikat ODF di tahun 2018.

Sumari mengatakan, pada tahun 2018 pihaknya menargetkan empat desa dapat memperoleh predikat ODF namun memasuki tahun 2019 kenyataannya keempat desa tersebut dinyatakan masih belum siap meraih predikat ODF.

BACA :  Debit Air Turun, Warga Diimbau Tetap Waspada

“2018 ada empat desa yang kami targetkan dan menyatakan siap meraih ODF, yaitu Desa Margajasa, Margasari, Sukapura dan Sumbersari. Tapi sampai sekarang keempat desa tersebut belum siap,” kata Sumari kepada Radar Lamsel, Kamis (10/1).

Sumari menerangkan, hal itu disebabkan terbenturnya anggaran program swasembada WC yang ada di desa. Itu juga disebabkan ditiap-tiap desa masih banyak masyarakatnya yang belum memiliki jamban sehat.

“Kami juga sudah melakukan banyak upaya, mulai dari sosialisasi hingga mendemonstrasikan pembuatan jamban. Sedangkan desa terbentur dengan dana, karena di tiap desa rata-rata masih diatas 100 keluarga yang belum jamban sehat,” ujarnya.

BACA :  Pemkab Pesawaran Targetkan Puskesmas Rawat Inap Setiap Kecamatan

          Sumari melanjutkan, keempat desa yang sudah ditargetkan pada 2018 itu, kemungkinan akan meraih perdikat ODF pada awal tahun ini.  Dalam mencapai predikat ODF tersebut, Sumari mengharapkan adanya kerjasa antara tentara Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan perangkat desa.

          “Keempat desa tersbut juga sudah mendapat bantuan swasembada WC 20 unit dari Dinas Kesahatan Lamsel, kemungkinan akan siap mendapat predikat ODF awal tahun ini,” pungkasnya. (vid)

BAGIKAN