Pria Ini Cidera Serius Usai Jatuh dari Jembatan Kelapa

12

KALIANDA – Jembatan batang kelapa penghubung Desa Pamulihan Kecamatan Way Sulan dengan Desa Karyamulyasari Kecamatan Candipuro kembali menyebabkan korban luka.

Pria bernama Sumari harus mendapat perawatan serius usai mengalami patah pergelangan tangan serta hidung pecah, akibat terjatuh saat melintas diatas jembatan kelapa yang tak kunjung diperbaiki sejak kabar Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Lamsel non aktif Zainudin Hasan terjadi.

Anak kandung Sumari, Saparudin mengatakan ayahnya terjatuh saat hendak menggiling gabah menuju pabrik penggilingan dengan mengendarai sepeda motor melalui jembatan tersebut. Saat ini kondisi ayahnya masih dalam penanganan petugas medis RSUD dr. Bob Bazar Kalianda.

“ Kejadiannya jam 10.00 WIB, saat itu saya juga sedang ada pertemuan diluar desa. Mendapat kabar tersebut dan langsung saya bawa ke RSUD Bob Bazar, pergelangan tangan kanan dan kiri patah serta tempurung hidung pecah akibat menghantan batu karena terjatuh dari atas jembatan,” kata Saparudin yang juga menjabat sebagai Kades Pamulihan, saat dikonfirmasi Radar Lamsel ihwal kebenaran informasi tersebut, Senin (14/10).

BACA :  ’Dingin’ di Usia 63 Tahun

Saparudin mengaku sudah pernah hendak mengalokasikan DD untuk pembangunan jembatan, namun hal itu urung terealisasi lantaran menyalahi aturan. Disisi lain, korban kecelakaan di jembatan kelapa itu diakuinya sudah terjadi puluhan kali.

“ Bapak saya bukan korban pertama, sebelum-sebelumnya juga sudah banyak terjadi kecelakaan di jembatan itu. Belum lama ini anak sekolah juga terjatuh disitu dan mengalami luka dibagian kepala,” ungkap Saparudin.

BACA :  Ortu Belly Oktavia Pasrah ke Polisi

Terpisah, Kepala UPT PUPR Way Sulan Gembong Priono mengaku sudah getol berupaya agar jembatan penghubung dua kecamatan itu jadi prioritas pembangunan tahun ini. Sebab sejak dari OTT KPK proyek bernilai empat ratusan juta itu urung menemukan pemenang lelang kembali.

“ Malu saya, sudah sering saya katakan agar jembatan itu segera dibangun. Tetapi sampai saat ini belum ada pemenang lelang nya. Tadi saya lihat di LPSE juga masih proses lelang, belum ada pemenang,” imbuhnya. (ver)

BAGIKAN