Rawan Kriminalitas, Warga Waspada Begal

672

CANDIPURO – Maraknya aksi perampasan sepeda motor di sawah Rawa Sragi, Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro, warga diminta agar selalu waspada dan tidak bepergian sendiri saat pergi ke sawah yang jauh dari perkampungan warga.
Kepala Desa Trimomukti, Matius Sutrisno mengakui, warganya sering menjadi korban pembegalan di lokasi lahan pertanian. Belum lama ini, salah seorang tokoh agama harus kehilangan sepeda motor Yamaha Vega ZR warna hitam saat ditinggal memperbaiki galengan sawah.
“Kamis kemarin, Pak Syahir (55) warga Dusun IV Tamansari, jadi korban penodongan. Sepeda motornya diminta dua orang pelaku dengan menggunakan senjata api. Karena takut, motor tersebut diserahkan begitu saja,”kata Sutrisno, Senin (16/11).
Melihat aksi kriminal yang meresahkan masyarakat, Sutrisno berharap agar aparat penegak hukum bisa menangkap pelakunya. Karena sebentar lagi, akan banyak petani yang menggarap lahan untuk menghadapi musim tanam padi rendeng.
“Kalau masih seperti ini terus, masyarakat akan takut untuk berangkat ke sawah. Kami berharap, ada tindakan tegas dari penegak hukum dalam menangkap pelaku kejahatan. Ini juga yang sudah kita sampaikan kepada Pak Kapolres dan Pak Kabag Ops Polres Lamsel yang datang ke Desa kami,”imbuhnya.
Syahir mengaku, pagi itu ia berniat ke sawah untuk membersihkan galengan pada lahan pertanian. Karena dalam waktu dekat sudah musim tanam dan lahan yang sebelumnya dibiarkan terbengkalai kalau sudah bersih, akan mudah untuk di oleh lahannya.
“Saat saya sedang memperbaiki galengan, sepeda motor saya taruh tak jauh dari tempat saya bekerja. Tiba-tiba datang dua orang pelaku dengan sepeda motor odong-odong mendekati saya. Keduanya minta sepeda motor saya untuk beli bensin dan saya tanya kenapa minta sepeda motor saya. Tiba-tiba, pelaku menodongkan pistol dan membawa lari sepeda motor ke arah Lampung Timur,”kata Syahir. (gus)

BACA :  SDN 2 Tajimalela Di-merger Tahun Ini
BAGIKAN