Remajakan Tanaman Kakao, Dinas Pertanian Lakukan Pemetaan Lahan

79
Foto Idrus - Sekretaris Dinas Pertanian, Nuroniyah (Kanan) didampingi Kepala Bidang saat menggelar Rakor jajaran dinas pertanian.

GEDONGTATAAN – Sebagai kabupaten yang memiliki komiditi unggulan kakao, Pemerintah Daerah Pesawaran melalui Dinas Pertanian akan memetakan lahan-lahan kakao yang tidak produktif untuk diremajakan dan menjadikan lahan enteris di 11 kecamatan.

Hal itu terungkap saat rakor jajaran Dinas Pertanian di aula kantor setempat pada Selasa (25/6). “Sesuai visi misi Bupati menunjang komoditi coklat. Strategi kita untuk mewujudkan visi misi itu akan meremajakan lahan coklat yang rusak dan menyiapkan lahan enteris di 7 kecamatan. Karena 5 kecamatan lainnya sudah ada,” ujar Kepala Dinas Pertanian Pesawaran Anca Marta Utama, Senin (25/6).

BACA :  Pasar Rakyat Sukaraja Masuk Nominasi Pasar Award Kementerian Perdagangan RI

Selain itu pihaknya mengintruksikan kepada seluruh Kepala UPT Dinas Pertanian di 11 kecamatan Pesawaran untuk segera menyiapkan data petani untuk mendapatkan kartu petani. Dimana data e-RDKK  akan disinkronkan dengan kartu petani melalui aplikasi. “Segera siapkan data, yang penting petani masuk dalam RDKK. Karena nanti para petani ketika mau mengambil bantuan pupuk, cukup menggunakan kartu petani. Dan ini program pak gubernur,” imbuhnya.

Ditambahkan Sekretaris Pertanian Nuroniyah, selain membahas tentang kartu petani, dalam rakor tersebut juga membahas dan mengevaluasi kegiatan diseluruh bidang. Baik bidang tanaman pangan, perkebunan, peternakan, hortikultura dan bidang Prasarana dan sarana pertanian.

BACA :  Bupati Dendi Minta Pj Kades Jaga Kondusifitas Jelang Pilkades

Untuk tanaman pangan seperti padi akan melakukan pemanfaatan lahan-lahan yang terlantar untuk dioptimalkan menjadi lahan produktif guna mendukung swasembada pangan berkelanjutan.  Selanjutnya, bidang hortikultura yakni pengembangan kawasan hortipark dan pengembangan kawasan agrowisata. “Termasuk proteksi serangan hama, baik di tanaman pangan maupun perkebunan serta hortikultura,” tandasnya. (Rus)

BAGIKAN