Rumah Pol PP Dibobol Maling

61
Nyoman Subagio – Deni Fitria, anggota Pol PP Kecamatan Ketapang menunjukkan pintu belakang rumahnya yang di bobol maling, kemarin.

Tiga Handphone Raib, Kerugian Ditaksir Rp2,5 Juta

PENENGAHAN – Aksi pencurian dengan cara membobol rumah terus meresahkan masyarakat. Bahkan pelakunya tak pandang bulu. Buktinya, kawanan pelaku melakukan aksinya di rumah petugas Satpol PP Deni Fitria di Desa Sukabaru, Kecamatan Penengahan, Kamis (8/8) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Dalam aksinya, pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang itu masuk kedalam rumah korban dengan cara membobol pintu belakang rumah. Setelah berhasil membobol pintu belakang, satu orang pelaku masuk kedalam rumah untuk mengambil barang berharga milik korban. Sedangkan satu pelaku lainnya menunggu diluar rumah.

BACA :  Haul Radin Inten II Jadi Agenda Tahunan

Kepala Radar Lamsel, Deni menceritakan, sekitar pukul 01.00 WIB, istrinya Marhani terbangun dan kekamar mandi. Saat itu, katanya, peristiwa pencurian itu belum terjadi. Sekitar 30 menit kemudian, terdengar suara pintu kamar dibuka. Spontanitas, istri korban menjerit membangunkan orang didalam rumah.

“Ada suara pintu kamar dibuka lalu istri saya terbangun dan menjerit karena melihat orang asing dalam rumah. Pelaku itu langsung kabur ke belakang rumah. Setelah saya cek, pintu belakang rumah sudah terbuka,” tutur Deni, petugas Satpol PP kantor Kecamatan Ketapang, kemarin.

Mengetahui pelaku pencurian masuk rumahnya, Deni dan anggota keluarganya langsung mengecek barang-barang berharga. Atas aksi kawanan pencuri itu, korban kehilangan tiga buah Handphone yang ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 2,5 juta.

BACA :  Haul Radin Inten II Jadi Agenda Tahunan

“Pelaku berhasil mengambil Handphone merek Samsung C3322, Handphone merek Samsung J1 dan HP Samsung A8 di dalam rumah. Pelaku langsung melarikan diri ke belakang rumah,” ujarnya.

Menurut Deni, aksinya pencurian dengan cara membobol rumah sudah sangat meresahkan masyarakat di desanya. “Aksi seperti ini sudah sering terjadi dan sangat meresahkan masyarakat. Kami berharap aparat kepolisian bertindak tegas agar aksi yang meresahkan masyarakat itu dapat di atasi,” pungkasnya. (man)

BAGIKAN