Rusak, Wisata Menara Siger Minim Perhatian

1015
Randi Pratama – Inilah objek wisata Menara Siger di Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni. Kondisi icon Lampung itu kini sungguh memprihatinkan.

BAKAUHENI – Tempat wisata Menara Siger di Bakauheni terkesan tidak ada perhatian dari pemerintah. Wisata Menara Siger sebagai icon masyarakat Lampung yang dibangun Pemerintah Provinsi Lampung era Gubernur Lampung Sjachroedin. ZP itu mengalami kerusakan sejumlah fasilitas dan terlihat tak ada perawatan.

Padahal tempat wisata ciri khas Adat Lampung (Siger) itu merupakan salah satu tujuan wisatawan baik lokal dan dari luar daerah. Selain tempatnya yang cukup strategis berada di pintu gerbang Sumatera, Menara Siger yang diresmikan April 2008 silam itu merupakan tempat pusat informasi pariwisata yang ada di Provinsi Lampung ini.

Kunjungan wisatawan lokal dan luar daerah cukup banyak. Apalagi pada moment tertentu seperti libur panjang dan hari raya besar. Tempat wisata yang menyajikan pemandangan laut lepas (Selat Sunda) dengan hilir mudik kapal feri, tempat wisata ini banyak memberikan pendapatan.

BACA :  SK Pilkades PAW Tunggu Penatikan Kades Definitif

Namun sayang, pemasukan yang lumayan besar pada event tertentu Pemprov Lampung dan pengurus Wisata Menara Siger Bakauheni tak bisa memperbaiki aset pemerintah tersebut.

UPT Menara Siger Ir. Ahmad Taufik Hidayat, M.Si mengakui, beberapa fasilitas Menara Siger mengalami kerusakan namun belum bisa di perbaiki. Bahkan Taufik Hidayat mengakui, sejak tiga tahun terakhir gedung dan fasilitas lainnya yang ada di dalam areal Tempat Wisata Menara Siger tidak ada anggaran untuk perbaikan. “Kurang lebih sudah tiga tahun kita belum mendengar kabar tentang anggaran untuk perbaikan fasilitas Menara Siger,” kata Ahmad Taufik.

Kendati demikian, pihaknya selaku pengurus Menara Siger tetap mencoba memperbaiki beberapa kerusakan yang masih bisa diperbaiki untuk meminimalisir terjadinya kerusakan yang lebih parah.

BACA :  Nanang : Semoga Amanah !

“Kalau ada kerusakan kita perbaiki seperlunya saja, sesuai dengan kemampuan yang kami miliki,” kata Ahmad Taufik.

Rencananya, sambung dia, pihaknya akan mencoba mengusulkan perbaikan Menara Siger ke Pemprov Lampung melalui Pemkab Lamsel. Dengan cara itu, diharapkan Pemkab Lamsel bisa menyampaikan perihal kerusakan yang hingga saat ini belum tersentuh perbaikan.

“Kita akan menyampaikan usulan perbaikan Menara Siger ke kabupaten, kemudian pemerintah kabupaten menyampaikan ide perihal perbaikan itu ke pemerintah provinsi. Itu salah satu cara yang bisa dilakukan agar perbaikan Menara Siger bisa dilakukan,” tuturnya.

Pantauan Radar Lamsel, kerusakan yang terlihat di Menara Siger seperti adanya beberapa atap yang jebol, lantai tangga retak, kaca pecah, sisi dinding retak dan beberapa fasilitas penunjang lainnya juga mengalami kerusakan. (rnd)

BAGIKAN