Rycko Bayangi Nanang Daftar Balonkada PDIP Lamsel

20

KALIANDA – Mantan bupati Lampung Selatan 2011 – 2015 Rycko Menoza memberi sinyal kepada publik Lamsel untuk ikut dalam kontestasi Pilkada Lamsel 2020 mendatang.
Ketut Wartadinata didapuk sebagai Liaison Officer (LO) untuk mendaftarkan Rycko ke markas DPC PDIP Lamsel yang berkedudukan di Jalinsum, Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda.

“ Kami mendaftarkan pak Rycko Menoza mengambil formulir untuk mendaftar Bupati Lampung Selatan. Bukan Wakil Bupati ya,” kata Ketut Wartadinata, Rabu (11/9).

Sikap tersebut lanjut LO dilatarbelakangi dorongan dari berbagai pihak termasuk dukungan masyarakat. Sebab kata dia, di Lamsel sudah banyak tokoh yang datang ke mereka.

BACA :  Dishub Pelajari Pemasangan Road Barrier

“Jadi yang baru buka pendaftrkan baru PDIP. Kami sudah menjalin dengan beberapa Parpol juga, PKS sudah komunikasi. Dukungan para tokoh termasuk aparatur desa sudah ada,” kata dia.

Disinggung tekad Rycko untuk menggaet wakil? Ketut Wartadinata juga tak menampik sosok wakil diharapkan juga datang dari kubu PDIP. Sebeb belakangan mencuat beberapa nama seperti, Lesty.

“ Kita lihat nanti, sebeb kader-kader PDIP banyak. Nanti kami akan adakan survey untuk itu. Dan sebetulnya mendaftar ke Lamsel ini tidak tiba-tiba begitu saja melainkan sudah dipersiapkan,” ucapnya.

Terkait survey Rakata Institute beberapa waktu lalu yang tidak ada nama Rycko Menoza didalamnya? Ia menjawab tim Rycko punya survey sendiri dan mekanisme serta strategi sendiri.

BACA :  Disnak Buka Pelayanan Vaksin Rabies Gratis

“ Itu kan silahkan, kami punya survey sendiri untuk kepentingan kita termasuk untuk bupati dan wakil bupatinya, kami punya mekanisme sendiri dan strategi sendiri,” ucapnya.

Ditanya peluang? Ketut Wartadinata menjawab diplomatis dengan menunggu hasil survey internal mereka. Paling tidak kata dia hasilnya bisa didapat dalam 30 hari kedepan.

“Sya katakan semua peluang bisa saja bang Hendry Rosyadi, semua punya kemungkinan untuk itu. Maka kita lihat hasil survey internal kita, karena hasil survey nggak bisa cepat-cepat,” pungkasnya. (ver)

BAGIKAN