Saiful Usung Visi-Misi Pemerataan Pembangunan

16
Kepala Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang Saiful, SE dan istri Mardiana.

Pimpin Desa Ruguk Dua Periode

KETAPANG – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang ketiga di Kecamatan Ketapang beberapa bulan lalu banyak memunculkan nama Kepala Desa (Kades) baru. Dari tujuh desa yang mengikuti kontestasi Pilakdes serentak gelombang tiga di Kabupaten Lampung Selatan, tiga desa yang pencalonannya di ikuti oleh calon incumben.

          Dari tiga calon Kades Incumben, hanya satu calon Kades Incumben yang berhasil lolos. Dia adalah Saiful, SE calon Kades yang terpilih Desa Ruguk dan dilantik langsung Plt. Bupati Lamsel H. Nanang Ermanto belum lama ini.

          Pria yang masih muda berumur 34 tahun ini berhasil menjabat sebagai Kades Ruguk, Kecamatan Ketapang dua kali periode. Periode pertama, cucu mantan kades terdahulu ini menjabat sebagai Kades Ruguk tahun 2013-2018. Periode kedua, pria kelahiran Ruguk tahun 1984 itu dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin Desa Ruguk periode tahun 2019-2024.

          Dimata masyarakat, Saiful bukan orang baru. Dia adalah putra asli Desa Ruguk yang diketahui kakeknya pernah memimpin Desa Ruguk yang saat ini memiliki 13 Dusun dan 30 RT. Dalam sejarah kepemimpinan Desa Ruguk, baru Saiful yang mampu dan dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin Desa Ruguk dua periode berturut-turut.

          Kepada Radar Lamsel, suami dari Mardiana yang juga dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Desa Ruguk ini menceritakan, sebagai putra daerah asli Desa Ruguk, dia berkomitmen untuk membangun Desa Ruguk yang lebih baik kedepannya. Memiliki wilayah desa yang cukup luas yakni 13 dusun dan 30 RT, merupakan tanggungjawab yang cukup besar untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di segala bidang.

          Menurut Saiful, sejak mencalonkan diri sebagai Kades Ruguk dari periode pertama sampai periode kedua ini, dia memiliki visi-misi membangun Desa Ruguk dengan mewujudkan pemerataan pembangunan.

          “Saya merasa terpanggil untuk membangun Desa Ruguk yang lebih baik lagi, mewujudkan pemerataan pembangunan terutama infrastruktur jalan yang tersebar di 13 dusun. Desa Ruguk ini cukup luas. Ini tanggungjawab kami supaya terciptanya pemerataan pembangunan dimasing-masing dusun,” tuturnya.

          Dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin Desa Ruguk dua periode, merupakan amanah yang harus dijalankan untuk mewujudkan harapan masyarakat. “Saya punya target selama menjabat Kades bisa menyelesaikan pembangunan jalan di desa. Setidaknya bisa tercapai 70 persen dari total jalan yang belum dibangun. Karena memang jalan-jalan di Desa Ruguk ini masih banyak yang belum tersentuh pembangunan karena wilayah yang cukup luas,” ujarnya.

          Menurut pria yang dikarunia dua orang anak ini, saat ini masih sekitar 20 kilometer jalan di desanya yang butuh dibangun. Dikatakan, pembangunan infrastruktur jalan yang butuh perhatiannya adalah pembangunan ruas jalan Dusun Cilacap-Gunung Guci, jalan Dusun Sri Basuki dan rua jalan Ruguk-Tamanjaya.

          “Saat ini kondisi ruas jalan itu masih onderlahg yang sudah rusak yang sangat menyulitkan masyarakat saat melintas. Dengan mengusung visi-misi pemerataan pembangunan, saya akan berupaya mewujudkan pembanguna ruas jalan itu melalui program Dana Desa (DD) dan pengajuan pembangunan dari pemerintah daerah,” paparnya. (man)

BAGIKAN