Salai Tabuan Salurkan 259 Paket Alat Sekolah

711

KALIANDA – Komunitas motor Klasik & Custom Salai Tabuan Kalianda menyalurkan 259 paket peralatan sekolah kepada anak sekolah yang menjadi korban banjir bandang di Kalianda, kemarin. Bantuan peralatan sekolah ini merupakan hasil aksi solidaritas yang digalang selama 3 hari.

Selain bantuan berupa peralatan sekolah, bantuan sembako berupa 10 dus air mineral, 9 dus mie instan, 50 kilogram beras serta baju layak pakai dari anggota Salai Tabuan juga disalurkan di tiga titik yakni Desa Palembapang, Lingkungan Candi Girang dan Umbul Tempe, Kelurahan Way Urang.

Ketua Salai Tabuan Muslim Pranata menegaskan, dalam penggalangan dana yang dilakukan selama 3 hari memperolah dana sebanyak Rp8.061.625,-. Alokasi dana tersebut, langsung disalurkan dalam bentuk peralatan sekolah mengingat kebutuhannya yang sangat penting.

BACA :  'Nokang' Bertahun-tahun, Pendamping Ini Kecoh Dua Dinas

“Kalau sembako dan lainnya sudah banyak yang membantu baik dari pemerintah ataupun dermawan lain. Kami sengaja fokus memberikan sekolah karena kami sangat perduli dengan nasib generasi penerus yang kehilangan alat sekolahnya terbawa banjir bandang,” ungkap Muslim disela kegiatan.

Dia menambahkan, rincian jumlah penerima bantuan peralatan sekolah tersebut terbagi menjadi tiga wilayah. Didesa Palembapang, peralatan sekolah ini diberikan kepada 164 anak korban banjir. Sisanya, disalurkan dilingkungan Candi Girang sebanyak 80 anak dan Lingkungan Umbul Tempe sebanyak 15 anak yang menjadi korban keganasan air bah tersebut.

BACA :  Sampai Jumpa Robinson, Selamat Enrico!

“Mungkin ini hanya sebagian kecil yang bisa kami berikan. Namun, setidaknya bisa memberikan manfaat bagi mereka. Karena, kebutuhan peralatan sekolah ini sangat penting bagi anak-anak seusia mereka ketimbang sembako atau yang lainnya,” imbuhnya.

Dia berharap, bantuan peralatan sekolah yang diberikan mampu mengembalikan mental anak-anak pasca bencana. Sehingga, mereka bisa semangat kembali dalam mengenyam pendidikan.

“Mudah-mudahan mereka kelak menjadi anak-anak yang berguna bagi bangsa dan negara. Ketika mereka nanti jadi orang sukses, akan mereka ingat dan bisa membantu orang lain yang membutuhkan,” pungkasnya. (idh)