Salimah Penengahan Peduli Lingkungan

500
Randi Pratama – Ketua PC Salimah Kecamatan Penengahan Irnawati saat menyampaikan sambutan diacara seminar yang digelar di GSG, Kecamatan Penengahan, Minggu (18/12).

PENENGAHAN – Pengurus Cabang Persaudaraan Muslimah (PC-Salimah) Kecamatan Penengahan menggelar Seminar Islam Cinta Lingkungan bertema “Sehat jiwa, sehat raga, sehat lingkungan” dengan mengundang narasumber dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Pemkab Lampung Selatan.

Seminar tersebut dihadiri Sekertaris Camat Penengahan Ihsan Iskafi dan Ketua TP-PKK desa se-Kecamatan Penengahan yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Penengahan, Minggu (18/12).

Ketua PC- Salimah Kecamatan Penengahan Irnawati mengatakan, Salimah adalah sebuah organisasi non politik yang bekerja khusus dibidang kewanitaan dan melindungi wanita, anak-anak dengan mengembangkan bakat ibu rumah tangga. Dengan mengusung program utama parenting skill tentang keahlian orang tua mendidik anak.

“Untuk menjalankan program parenting skill, kami bekerjasama dengan majelis-majelis ta’lim tentang kegiatan keperempuan untuk menjadi ibu-ibu rumah tangga yang profesional dibidang kepengurusan pendidikan, kesehatan dan keterampilan,” ujar Irnawati kepada Radar Lamsel usai acara seminar.

BACA :  Patung Radin Inten II Butuh Polesan

PC Salimah Penengahan, sambung Irnawati, nantinya akan melanjutkan program baru tentang program bank sampah di desa-desa Kecamatan Penengahan. Selain itu, Salimah melakukan pembinaan kesehatan khusus orang tua lanjut usia (Lansia) yang bekerjasama dengan TP-PKK bidang Kesehatan Lingkungan (Kesling) Kecamatan Penengahan.

“PC Salimah Penengahan akan membantu kebijakan pemerintah yang belum menyentuh ke masyarakat desa. Itu adalah tugas kami sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah untuk menjalankan programnya,” katanya.

Lebih lanjut Irnawati mengatakan, salah satu program yang belum banyak tersentuh ke masyarakat adalah pengetahuan tentang bahaya sampah.

Menurutnya, masyarakat harus ikut berperan menjaga lingkungan. Sebab, jika sampah dibiarkan begitu saja akan menjadi bencana yang tidak terduga. “Allah sangat mencintai kebersihan, karena kebersihan sebagian dari iman. Sebagai umat muslim kita wajib menjaga kebersihan. Kami ingin ibu-ibu yang hadir pada seminar ini bisa mempraktekan dan menerapkan hasil seminar ini dilingkungan masing-masing,” harapnya.

BACA :  Kerja Nyata Mahasiswa Darmajaya Dinanti 3 Kecamatan

Kabid Kebersihan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Solihudin mengatakan, semua masyarakat harus peduli akan lingkungan. Sebab, sampah bukan hanya urusan wilayah Kecamatan Penengahan saja, tapi urusan semua lapisan masyarakat. Untuk itu, Solihudin mengajak semua masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Bila masyarakat sudah menerapkan PHBS, kita bisa menciptakan lingkungan pedesaan dan perkotaan yang bersih dan sehat,” katanya. (rnd)

BAGIKAN