Sarana Air Bersih “Gattung Galah” Bisa Langsung di Konsumsi

105

KALIANDA – Warga Desa Kesugihan Kecamatan Kalianda khususnya yang tinggal di Dusun I dan II merasa senang dan gembira. Mereka (warga, red) sekarang ini tidak lagi harus bersusah payah untuk mendapatkan pasokan sarana air bersih.

Pasalnya, Pemerintah Desa Kesugihan melalui program PAMSIMAS II telah membangun 15 titik saluran air bersih di dusun I dan II wilayah desa setempat yang bisa dimanfaatkan oleh warga selama 24 jam nonstop.

Ajaibnya, sarana air bersih yang diresmikan penggunaannya di akhir tahun 2017 lalu, bisa langsung di konsumsi oleh warga tanpa harus dimasak. Air bersih tersebut benar-benar alami mengalir dari mata air sungguhan bukan mata air buatan.

“Benar mas airnya sangat jernih dan bisa langsung diminum tanpa harus dimasak. Karena air ini diambil langsung dari sumber mata air “Gattung Galah” yang letaknya berada di wilayah dusun II di desa ini (Kesugihan, red),” ujar Tokoh Adat Desa Kesugihan Hasan Basri, SE (Kakhya Niti Makhga) saat berbicang dengan Radar Lamsel di Balai Desa Kesugihan, Kamis (11/1) kemarin.

Menurut Hasan, keberadaan sarana air bersih selama ini sangat dibutuhkan oleh warga desa setempat. Oleh karena itu dengan telah tersedianya sarana air bersih sekarang ini warga tentunya sangat terbantu.

“Kami selaku tokoh adat sekaligus masyarakat Desa Kesugihan tentunya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa serta seluruh pihak terkait yang sudah membangun saluran untuk sarana air bersih di desa ini, dan kami harapkan sarana air bersih ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat banyak,” harapnya.

Sementara itu Kepala Desa Kesugihan Mukhlisin menjelaskan, sarana air bersih yang saat ini telah tersedia di wilayah desa yang di pimpinnya saat ini, dibangun menggunakan dana desa yang bekerjasama dengan program PAMSIMAS II.

Menurutnya, untuk sementara pihaknya baru membangun 15 titik saluran air ditiap-tiap RT yang ada di dusun I dan II di wilayah desa setempat. “Sementara baru ada 15 titik saluran. Mudah-mudahan untuk kedepannya saluran sarana air bersih ini akan kami perluas lagi, agar semua warga di desa ini bisa turut memanfaatkan saran air bersih dari sumber mata air Gattung Galah yang ada di Desa Kesugihan,” terangnya.

Diungkapkannya, jumlah warga yang tinggal di wilayah Dusun I dan II sebanyak 400 kepala keluarga (KK). Selama ini, lanjutnya, untuk bisa memenuhi kebutuhan air setiap harinya warga setempat hanya mengandalkan air sumur dan air selang yang diambil tidak langsung dari sumber mata air, melainkan dari aliran air kali yang belum tentun terjamin kesehatannya.

“Pembangunan sarana air bersih yang sudah kami rintis ini tentunya akan terus dilanjutkan secara berkesinambungan. Tujuannya agar cita-cita kami untuk mewujudkan masyarakat Desa Kesugihan menjadi maju dan sejahtera bisa tercapai sepenuh hati,” ungkapnya.

Dikatakannya, sarana air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, sarana ini diharapkan dapat digunakan warga Desa Desa Kesugihan sebaik-baiknya. “Harapan kita semua agar masyarakat dapat mempergunakan sarana dan prasarana air ini dengan efektif. Dengan tersedianya sarana air bersih dari mata air Gattung Galah ini, mudah-mudahan masalah kekeringan air yang dihadapi masyarakat pada saat musim kemarau bisa dapat diatasi,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN