Satu Wanita Hendak Dijambret Dekat GWH

469

KALIANDA – Aksi kriminalitas di wilayah Kecamatan Kalianda makin memprihatinkan. Ketut Nurma (22) menjadi korban teranyar para pelaku kejahatan yang bekeliaran di wilayah ini.

Wanita yang tinggal di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji ini dijambret saat melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), lingkungan Jati, Kelurahan Way Urang, sekitar pukul 18.00 WIB, Selasa (29/1) kemarin.

Mahasiswi STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Bandarlampung ini dijambret ketika mengendarai sepeda motor bersama kakaknya, Made Yeni Budi Asih (33) ketika hendak pulang ke Desa Balinuraga.

BACA :  Disparbud Aktifkan Fungsi TIC Tahun Depan

Ketut menceritakan peristiwa yang dialaminya itu. Ketut mengatakan, saat itu Ia bersama Made Yeni sedang melintas di Gor Way Handak (GWH). Tiba-tiba, ada dua orang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Beat mendekati mereka berdua.

“Iya, mas. Dari Kalianda mau pulang. Pelakunya pakai satu motor, dua orang. Beat warna biru,” kata Ketut kepada Radar Lamsel saat ditemui di rumah sakit Bob Bazar Kalianda.

Menurut Ketut, sebelum peristiwa penjambretan itu terjadi, mereka berdua memang sudah diikuti oleh kedua pelaku sejak dari rumah dinas Bupati Lampung Selatan. Dari sana, kedua pelaku terus membuntuti Ketut dan kakaknya hingga ke GWH.

BACA :  Jab Ananda di Pra PON Berbuah Emas

“Dia ngeliat saya di rumah dinas bupati, pas dari situ saya diikuti. Saya disalip-salip. Pas sampe GWH, mereka mau ambil hp yang saya simpang di kolong motor, lalu saya tangkis. Pas itu motor oleng, saya jatuh. Mereka langsung kabur,” katanya. (rnd)

BAGIKAN