SDN Gunungterang Minta Gundukan Batu Digusur

577
Iwan J Sastra – Pihak SDN Gunug Terang, Kecamatan Kalianda berharap kepada Pemkab Lamsel untuk melakukan penggusuran gundukan batu cadas yang ada di dalam lingkungan sekolah setempat.

KALIANDA – SDN Gunung Terang, Kecamatan Kalianda berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamsel untuk dapat mewujudkan harapan pihak sekolah yang menginginkan adanya penggusuran gundukan batu cadas terdapat dalam lingkungan sekolah setempat.

Pasalnya, dengan adanya gundukan tersebut pihak sekolah mengaku kesulitan untuk menggelar berbagai kegiatan sekolah, khususnya mengelar upacara bendera setiap hari senin bagi siswa-siswi di sekolah tersebut.

Kepala SDN Gunung Terang Amperawati, S. Pd mengatakan, gundukan batu cadas yang terdapat di dalam lokasi sekolah itu memang sudah ada dari sejak sebelum dibangunnya gedung SDN Gunung Terang.

“Iya memang sudah ada dari sebelum gedung sekolah ini dibangun. Entah kamipun tidak tahu kenapa gundukan tersebut tidak langsung diratakan saat pembangunan gedung sekolah ini,” ujar Amperawati kepada Radar Lamsel saat ditemui di SDN Gunung Terang, Senin (20/2), kemarin.

BACA :  Lomba Hafalan UUD45 Kurang Diminati Pejabat

Menurut Amperawati, dengan adanya gundukan batu cadas tersebut, pihaknya dengan sangat terpaksa harus menggelar kegiatan upacara bendera setiap hari senin dengan menggunkan lahan secukupnya.

“Kalau gundukan itu digusur dan diratakan, kami selaku pihak sekolah tentunya akan merasa senang. Sebab sekolah kami akan memiliki lapangan luas didalam lokasi sekolah. Dan anak-anak tidak akan jauh-jauh untuk mencari lapangan sepak bola atau olahraga lainnya disaat jam pelajaran olahraga,” ungkapnya.

BACA :  Pertamina Kurangi Kuota BBM Lamsel

Oleh karena itu, lanjut Amperawati, pihaknya sangat berharap kepada Pemkab Lamsel dalam hal ini Dinas PU untuk bisa menurunkan alat berat guna melakukan penggusuran gundukan batu cadas yang ada di dalam lingkungan sekolah yang saat ini dipimpinnya.

“Kami sudah pernah mengusulkan ke Dinas Pendidikan, namun katanya untuk melakukan penggusuran tersebut membutuhkan biaya besar untuk operasional arat beratnya. Ya kalau sudah begitu jawabannya kami tidak memiliki daya upaya, masa mau pakai dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk menggusur gundukan tersebut, nanti malah bermasalah lagi,” pungkasnya. (Iwn)

BAGIKAN