Sembilan Formasi CPNS Lamsel tak Terisi

289
Kepala BKD Lamsel Akar Wibowo

Deadline Pemberkasan SK,  5 Persen Peserta Belum Susun Surat Kesehatan Rohani

KALIANDA – Hari terakhir penyusunan pemberkasan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lampung Selatan masih ada kekurangan berkas yang belum dipenuhi peserta.

Dari 345 peserta yang dinyatakan lulus, lima persen diantaranya atau 17 – 18 orang belum mengumpulkan surat keterangan sehat rohani. Kendala itu tak hanya terjadi di Lamsel. Sebab proses penerbitan surat tersebut hanya satu pintu.

Kepala Bidang Mutasi dan Pengadaan Pegawai Dharma Kurniawan menjelaskan, keterlambatan penyusunan surat kesehatan rohani itu dapat disusulkan. Pasalnya, se-Lampung kata dia bagi peserta yang lulus CPNS hanya lewat satu pintu untuk membuat surat tersebut.

“ Ada sekitar lima persen dari jumlah 345 yang lulus, semuanya hanya kurang surat kesehatan rohani. Itu dapat disusulkan karena memang pembuatan surat itu mengantre di satu pintu dari seluruh Lampung,” kata Dharma kepada Radar Lamsel, Selasa (22/1).

BACA :  Operasional Disetop, PT. Wongsool Diinvestigasi

Keterlambatan tersebut  tak dapat diberi deadline oleh BKD. Pasalnya, tergantung dari kesigapan pihak rumah sakit untuk menerbitkan surat tersebut.

“ Karenanya akan kita tunggu, mudah-mudahan segera dipenuhi. Karena BKD tak dapat memberi deadline sebab pembuat surat itu saat ini membeludak tak hanya dialami oleh CPNS Lamsel saja,” paparnya.

Dari pemaparannya disimpulkan terdapat sembilan formasi dinyatakan kosong. Sembilan formasi itu terdiri dari tiga kategori yakni bidang epidomologi, honorer K2 dan penyuluh kesehatan masyarakat.

“ Hanya sembilan formasi yang kosong, 3 dari epidomologi, 3 dari penyuluh kesehatan masyarakat dan 3 dari honorer Kategori 2 (K2),” urainya.

Kekosongan yang terjadi kata Dharma disebabkan beberapa faktor, selain sepi peminat atau pendaftar juga tidak tercapainya standard passing grade.

BACA :  Nanang Minta Tumpahkan Program Provinsi ke Lamsel

“ Penyebabnya untuk tenaga analis seperti epidomologi dan penyuluh kesahatan masyarakat itu sepi pendaftar sehingga hanya satu orang saja yang lulus otomatis karena tidak ada pesaing. Sedangkan untuk honorer K2 itu kendalanya berada di nilai, meski passing grade sudah diturunkan namun masih juga belum lulus,” terangnya.

Sementara Kepala BKD Lamsel Akar Wibowo menyatakan, Surat Keputusan (SK) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus dalam tes CPNS tahun 2018 lalu diperkirakan mulai diterbitkan pada awal Maret 2019 mendatang. 

“Diperkirakan terbit SK nya awal Maret, dan saat ini sedang dilakukan proses pemberkasan oleh masing-masing CPNS yang lulus tes,” ujarnya. (ver)

BAGIKAN