Sidomulyo Proyeksikan Bentuk BUMDes

661
ILUSTRASI

SIDOMULYO – Pemerintah Kecamatan Sidomulyo mulai memproyeksikan pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diseluruh desa yang ada dikecamatan setempat.
Langkah awal, Pemerintah Kecamatan menggelar rapat di Kantor Kecamatan Sidomulyo dengan seluruh kepala desa (Kades) terkait pembentukan BUMDes, kemarin.
Tahap awal Pemerintah Kecamatan mengintruksikan Kades untuk menyiapkan anggaran sebesar Rp 50 Juta dari Dana Desa (DD) untuk pendirian BUMDes tersebut.
Camat Sidomulyo Samsul Jauhari membenarkan rapat tersebut terkait rencana pembentukan BUMDes diseluruh desa yang ada di Kecamatan Sidomulyo.
Menurut dia, pembentukan BUMDes ini dilakukan untuk mensukseskan visi-misi Pemkab Lamsel dibawah kepemimpinan Bupati Lamsel Dr. H. Zainudin Hasan dan Wakil Bupati Nanang Ermanto untuk kepentingan rakyat.
“Untuk mewujudkan BUMDes ini kita akan alokasikan anggaran sebesar Rp 50 Juta dari DD disetiap desa. Jika BUMDes sudah terbentuk dan berjalan nanti akan ada kunjungan dari pendamping desa,” ungkap Samsul kepada Radar Lamsel usai menggelar rapat tersebut, kemarin.
Menurut Samsul, tujuan pembentukan BUMDes sudah jelas. Yakni menghidupkan perekonomian rakyat didesa-desa. Dengan adanya BUMDes diharapkan masyarakat desa dapat memiliki usaha untuk mendapatkan penghasilan yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan desa.
Samsul sendiri menilai, sejumlah desa yang ada di Kecamatan Sidomulyo memiliki banyak potensi yang bisa dengan cepat merealisasikan pembentukan BUMDes. Diantaranya Desa Sidodadi, Desa Talangbaru, dan Desa Suak. Ditiga desa ini misalnya potensi yang dimiliki diantaranya perdagangan, pertanian dan pariwisata.
“Suak itu berada dipinggir pantai. Potensinya adalah wisata bahari dan laut. Ini bisa dikembangkan,” ungkap dia.
Selain membahas mengenai rencana pembentukan BUMDes, sejumlah desa juga diminta untuk kembali menelaah potensi yang ada disetiap desa. Sebab, pembentukan BUMDes dilakukan sesuai dengan potensi desa yang akan dikembangkan.
“Desa Talang Baru kami proyeksikan memiliki usaha koperasi pupuk bagi masyarakat petani yang ada di sana. Sebab, desa ini rata-rata masyarakatnya berkebun dan bertani,” ungkap Samsul. (Cw3)

BACA :  Bebaskan Pantai dari Sampah
BAGIKAN