Siswa Inisiasi Taman Buatan di Seluruh Kelas

32
Randi Pratama – Kepala SMAN 2 Kalianda, Darmiyati, M.Pd, berfoto bersama siswa di taman buatan halaman kelas.

KALIANDA – Keberadaan taman harus dijadikan bagian penting di sekitar lingkungan. Pasalnya, taman adalah sebuah estetika atau keindahan penataan ruang yang bisa memiliki fungsi dalam keberadaannya. Sekarang, pembentukan taman buatan mulai dilakukan. Termasuk di lingkungan sekolah.

          Hal ini coba diterapkan di SMAN 2 Kalianda. Seluruh siswa dari kelas X hingga kelas XII menginisiasi taman buatannya sendiri di halaman kelas masing-masing. Pembentukan taman buatan ini pun cukup menarik. Siswa menggunakan material bata, dan gerabah yang digunakan sebagai pot.

BACA :  Kerajinan dan Olahan Khas Lamsel Tampil di Jawa Tengah

          Selain tanaman hias, siswa juga menanam tanaman obat keluarga di halam buatan itu. Sejatinya, inistaif siswa yang membentuk taman memang terkesan biasa saja. Tetapi di sisi lain, ada banyak hal positif yang bisa diambil. Seperti membuat keindahan di lingkungan kelas, dan pemanfaatn tanaman obat-obatan untuk kesehatan.

          Kepala SMAN 2 Kalianda, Darmiyati, M.Pd, mengakui hal itu. Menurut dia, taman buatan yang dibentuk oleh siswa merupakan hal yang sangat biasa. Dan bisa dilakukan oleh sekolah mana pun. “Biasa saja. Tapi yang jelas ada tujuannya,” katanya kepada Radar Lamsel, Senin (12/8) kemarin.

BACA :  Operasional Disetop, PT. Wongsool Diinvestigasi

          Tujuan utama yang dimaksud Darmiyati adalah mengutamakan keindahan dari taman buatan itu. Kemudian mempercantik halaman kelas masing-masing.Pada intinya, taman buatan yang membentuk keindahan mampu membuang kebiasaan-kebiasaan buruk di lingkungan.

          “Dari sini, siswa bisa belajar bagaimana cara memelihara keindahan. Mereka juga bisa menerapkan pola ini di rumah, mungkin bisa juga membentuk taman buatan. Atau taman-taman yang bergaya lain,” ucapnya. (rnd)

BAGIKAN