Sudah Sepekan Gas Elpiji 3Kg Menghilang

206

KALIANDA – Sudah hampir sepekan ini gas tabung elpiji tiga kilogram di Kota Kalianda menghilang di pasaran. Akibatnya warga panik mencari disejumlah agen maupun pengecer.

Pantauan Radar Lamsel Selasa (7/8) kemarin, sejumlah agen menyebutkan bahwa kelangkaan tabung gas ukuran kecil itu sudah terjadi sejak seminggu ini.

Junaidi (45), salah seorang agen gas di Jalan Kesuma Bangsa Kalianda mengaku, gas ukuran tiga kilogram yang biasa dijual dikiosnya sudah seminggu ini habis dan hinggga hari ini (kemarin, red) belum ada pasokan dari pihak distributor.

“Di mana-mana agen gas tabung di Kalianda tidak memiliki stok, dan semuanya kosong. Saya juga kurang paham kenapa bisa seperti ini,” ujar Junaidi kepada Radar Lamsel dikios dagangnya, kemarin.

Hal senada diungkapkan Kiki (45). Pedagang gas di Pasar Bawah Kalianda ini mengatakan, hampir sepekan terakhir ini warga diwilayah Kalianda banyak yang mencari gas ukuran kecil itu. Namun stok gas habis sejak satu minggu ini. “Kalau pun ada, rata-rata pedagang menjualnya sudah harga Rp25.000 per tabung, bisa jadi lebih. Padahal harga semula hanya Rp22.000 per tabung,” ungkapnya.

Langkanya gas elpiji ukuran 3 kilogram tersebut, membuat kecemasan masyarakat Kalianda, khususnya para ibu rumah tangga yang bisa menggunakan gas elpiji untuk memasak. Begitu juga para pedagang makanan yang mengeluhkan sulitnya mencari gas ukuran 3 kilogram tersebut. “Harus cari dimana ya gas 3kg, sudah muter-muter ke sejumlah kios yang biasa menjual gas, tapi sampai hari ini (kemarin, red) semuanya masih kosong,” ucap Mustika warga Kalianda.

Sementara itu, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekkab Lamsel Ir. Mulyadi Saleh menuturkan, terkait kelangkaan gas elpiji diwilayah Kalianda, pihaknya akan memanggil bagian perekonomian dan Disperindag Lamsel untuk mencari tahu penyebeb dari kelangkaan bahan bakar untuk memasak tersebut.

“Nanti akan kami panggil bagian perekonomian dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan guna membahas soal kelangkaan gas elpiji ini. Mudah-mudahn bisa ketemu solusinya, agar masyarakat tidak lagi cemas atas terjadinya kelangkaan gas elpiji diwilayah Kalianda,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN