Sukapura Akan Kelola Pajak Parkir Melalui Perdes

192
David Zulkarnain – Salah satu lokasi lahan parkir Pasar Belanga Desa Sukapura, Kecamatan Saragi, Kamis (7/2). Pemerintah desa setempat akan mengatur regulasi pajak parkir melaui perdes.

SRAGI – Pengelolaan pajak parkir di Pasar Belanga, Desa Sukapura, Kecamatan Sragi seharusnya menjadi nilai tambah untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PAD).

Namun karena regulasi setor pajak parkir belum terkelola dengan baik, penyetoran pajak parkir dari pasar tradisional itu masih dinilai sangat minim oleh pemerintah desa setempat.

Kepala Desa Sukapura Eko Casroni mengamini hal tersebut. Ia mengatakan, memang belum ada regulasi yang jelas dari pemerintah desa untuk mengatur pajak parkir tersebut.

Beberapa tahun terahir pajak parkir pasar tradisional itu yang seharusnnya salah satu sumber pendapatan asli desa dinilai masih sangat minim.

“Belum ada regulasi yang jelas tekait dengan pajak parkir Pasar Belanga ini. Sampai saat ini penyetoran pajak parkir yang dikelola masyarakat itu masih sangat minim,” kata Eko kepada Radar Lamsel, Kamis (6/2).

BACA :  Enam Persen Lagi, PBB Sragi Sempurna

Eko menerangkan, pajak parkir saat ini hanya berkisar Rp 10.000 – Rp 20.000, itu tidak sesuai dengan jumlah pengunjung pasar yang dibuka setiap hari Kamis dan Minggu yang mencapai 500 pengunjung pasar.

“Dari lima lahan parkir milik desa yang dikelola oleh masyarakat, pajak setorannya mamang tidak sesuai dengan fakta dilapangan. Dengan jumlah pengujung pasar bisa mencapai 500 orang. Karena memang Pasar Belanga ini merupakan yang paling besar di Kecamatan Sragi dan Palas yang mimiliki 300 kios los terbuka,”tuturnya.

BACA :  Dorong Polisi Ungkap Kasus Nasi Berkat

Lebih lanjut Eko menjelaskan, regulasi pajak parkir Pasar Belanga ini akan dimuat kedalam peraturan desa (perdes). Masyarakat yang mengelola lahan parkir akan melakukan sistem seteoran presentasi.

 “Ini akan menjadi tugas BPD tahun ini. Masyarakat yang mengelola lahan parkir akan menyetor dengan sistem presentasi. Kalau tidak mau makan lahan parkir akan dikelola oleh desa,” ujaranya.

Eko juga menerangkan dalam perdes ini juga akan mengataur tentang harga sewa lapak kios yang saat ini dinilai juga masih sangat rendah.  “Perdes ini juga akan mengatur kenaikan sewa lapak los. Harapan kami upaya yang kami lakukan ini dapat meningkatkan PAD Desa Sukapura,” pungkasnya. (vid)

BAGIKAN