Tabrakan Maut, Ibu dan Anak Tewas

415
Ist – Kecelekaan di JTTS Bakauheni – Terbanggi Besar kembali menimbulkan korban. Kamis (18/7) dinihari.

NATAR – Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Bakauheni-Terbanggi Besar kembali memakan korban, kali ini ibu dan anak asal Jalan Cendana No. 014 Tanjungbaru, Kecamatan Baturaja Timur, OKU, Sumatera Selatan yang menemui maut.

Kejadian bermula saat Fitri Oktavia (40) atau sang ibu dari Reggina Wafiqah (17) yang mengendarai Kijang Innova bernopol BG 1286 FI ingin memotong kendaraan truk bernopol BD 8904 KF tepatnya di KM 102.400 sekitar pukul 01.00 WIB, Kamis (18/7) dinihari, namun naas kendaraan yang dikendarai calon mahasiswi Unila itu malah bersenggolan yang mengakibatkan keduanya tewas ditempat.

Sementara suaminya Yantaman (42) masih menjalani perawatan di RS Medika Natar dan dirujuk ke RS Buniwaras, Bandar Lampung akibat luka di dagu dan bibir serta patah gigi.

BACA :  Warga Swadaya Bangun Jembatan Penghubung

Kasat Lantas Polres Lamsel AKP Kasyfi membenarkan hal tersebut, ia menambahkan penyebab utama kecelakaan tersebut karena kendaraan korban tewas hendak memotong kendaraan dari lajur kiri atau bahu jalan, Pada saat bersamaan, melaju truk BD 8904 KF yang dikendarai Endang Saputra (38), warga Desa Mojorejo, Kecamatan Sindangkelingi, Kabupaten Sorolangyn, Jambi.
“Mobil Innova mau motong kendaraan didepannya lewat jalur lambat. Diduga pengendara tidak melihat ada truk didepannya. Jarak sudah dekat sehingga tidak dapat menghindar lagi. Innova menabrak bodi belakang truk,” kata dia kepada Radar Lamsel, Kamis (18/7).

BACA :  Ribuan Warga Hajimena Ikuti Jalan Sehat

Sementara, Kapolsek Natar AKP Hendy Prabowo menuturkan, pengemudi truk sudah diamankan sementara satu orang korban masih mendapat perawatan serius. “Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Natar Medika. Dua meninggal, yakni anak dan ibunya. Untuk sopir truk sudah diamankan,” sebut dia.

Berdasar pantauan Radar Lamsel dilokasi pukul 11.30 WIB, anggota Polsek Natar memberikan surat perintah visum untuk dua jenazah. Sementara rekan kerja Yantamanan dari PT Semen Baturaja yang sedang mengurus kepulangan jenazah.

Salah seorang rekan Yantaman, Kiki mengungkapkan korban dan keluarganya ke Bandarlampung untuk mengantar anaknya tes di Universitas Lampung.“Mau nganterin anaknya buat tes di Unila hari ini,” ucapnya. (Cw1/Kms)

BAGIKAN