Tak Ada Reboisasi, KPH Tetap Jalankan Penanaman Swadaya

168
Ilustrasi KPH

KALIANDA – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) XIII Gunung Rajabasa – Way Pisang – Batu Serampok menyatakan bahwa pada tahun ini tidak ada program reboisasi yang dianggarkan secara khusus. Meski demikian, penanaman secara swadaya atas inisiatif dari KPH masih tetap ada.

Sejatinya, ada atau tidak adanya program reboisasi, KPH tetap menjalankan program penanaman seperti yang dilakukan pada sebelum-sebelumnya. Tahun kemarin saja, ada 25 ribu batang pohon kayu yang ditanam KPH di Gunung Rajabasa. Kemudian, pada awal April lalu, KPH juga telah merealisasikan penanaman di register 17 Batu Serampok, Katibung.

“Program yang secara khusus di anggarkan semacam reboisasi enggak ada. Sementara ini masih fokus di wilayah hulu, Tanggamus, Pesawaran, dan Liwa,” kata Kepala UPT KPH XII, Wahyudi Kurniawan saat dihubungi Radar Lamsel, Senin (29/4) kemarin.

BACA :  Mesin Parkir RSUD Bob Bazar Normal Lagi

Wahyudi menegaskan, meski reboisasi yang full budget dari pemerintah tidak ada, pihaknya tetap menjalankan pemberian bantuan bibit meski hanya sekedarnya. Dalam hal ini, KPH mengajak masyarakat untuk melakukan penanaman bibit secara swadaya.

“Kalau acara tertentu, pegawai dan petugas KPH juga akan ikut serta melakukan penanaman,” ucapnya.

Pada periode 2017 – 2018, Wahyudi mengatakan bahwa KPH telah merealisasikan penanaman di dua wilayah, yaitu Gunung Rajabasa dan Batu Serampok. Wahyudi melanjutkan, pada akhir tahun ini pihaknya akan kembali melakukan penanaman di sekitaran Gunung Rajabasa.

BACA :  Enam Jabatan Prestisius Dilelang Bulan Depan

“Yang sekitaran Rajabasa, insyaallah akhir tahun. Seperti sebelumnya, penanamannya swadaya anggota hutan desa,” katanya.

Informasi yang dihimpun Radar Lamsel, UPT KPH XIII Rajabasa siap memfasilitasi desa yang ingin melakukan penghijauan di sekitar Gunung Rajabasa. Pihak desa, diminta segera membuat proposal ke KPH untuk penyediaan pohon kayu.

“Berapapun jumlahnya akan kami siapkan nanti di November. Tapi, proposalnya harus diajukan dari sekarang. Untuk hutan yang ada diluar kawasan bisa kami sediakan bibit pohon Sengon, Cempaka dan Akasia. Sementara yang berada di dalam hutan kawasan, akan kami siapkan bibit pohon Duren, Alpukat, Pala dan Pete,” kata Wahyudi. (rnd)

BAGIKAN