Tak Terawat, Fasilitas Taman Kain Inuh Rusak

740
Randi Pratama – Minim perawatan, berbagai fasilitas di Taman Kain Inuh rusak. Terlihat sebuah lampu di ditaman itu rusak, foto kemarin.

KALIANDA – Minimnya kesadaran masyarakat dan kurangnya perhatian pemerintah untuk merawat fasilitas taman yang sudah dibangun membuat aset tersebut terbengkalai. Padahal untuk membangun sebuah taman untuk sekedar bersantai dan mempercantik tata ruang kota mengeluarkan dana yang tidak sedikit.

Salah satu taman yang tidak terawat dan sudah terlihat rusak sejumlah fasilitasnya adalah Taman Kain Inuh. Taman yang terletak di Perumahan Ragom Mufakat, Kalianda ini sudah terlihat kumuh. Beberapa fasilitasnya sudah rusak, seperti seperti tempat duduk, terminal listrik, lantai dan lampu.

Pantauan Radar Lamsel, beberapa lampu rusak dan tidak menyala, atap tempat duduk bengkok, terminal listrik yang terbakar, beberapa lantai yang retak menjadi hiasan terbaru taman kain inuh.

BACA :  Satu Dewan Millenial, 10 Persen Dominasi Kaum Hawa

Kerusakan fasilitas di taman itu sangat disayangkan oleh berbagai kalangan, salah satunya Anto (16). “Taman ini termasuk tempat nongkrong favorit remaja yang suka ngobrol atau foto-foto. Soalnya tempatnya bagus. Tapi sayang sekarang sudah rusak tidak terawat,” ujarnya saat ditemui Radar Lamsel di Taman Kain Inuh, kemarin.

Terlepas dari berbagai kerusakan itu, Taman Kain Inuh tetap menjadi tempat nongkrong oleh anak-anak dan remaja. “Masih sering sih kesini (Taman Kain Inuh), tapi sore saja, kalau malam jarang. Soalnya kalau malam tempatnya gelap, takut terjadi apa-apa,” kata remaja yang bersekolah di SMKN 1 Kalianda ini.

BACA :  Tingkat Pelayanan Medis Puskesmas Terus di Geber

Hal senada juga diungkapkan Tiwi (17), menurutnya beberapa kerusakan di Taman Kain Inuh itu sangat mengganggu kenyamanan dan merusak keindahan. “Gimana mau nyaman, atap kursinya bengkok begitu. Ditambah lampu-lampu yang rusak dan pecah, itu merusak keindahan taman,” katanya.

Menurut remaja yang tinggal di Perumnas Hartono ini, dinas dan instansi terkait harus bertindak untuk segera melakukan perbaikan. “Semoga saja ada perbaikan, kan yang rusak tidak terlalu banyak. Kalau sudah diperbaiki orang-orang pasti mau kesini, Taman Kain Inuh bakalan ramai lagi,” tuturnya. (rnd)

BAGIKAN