Temui Warga Bandar Dalam, PT. ALS Perbaiki Rumah Retak

6

SIDOMULYO – PT. Andesit Lumbung Sejahtera (ALS) melakukan musyawarah bersama puluhan warga Desa Bandar Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Kamis (8/2).

Foto 1Manajemen perusahaan yang beroperasi dibidang batu split itu juga mulai memperbaiki rumah warga yang retak akibat peledakan batu.

Humas PT. ALS Zaidin mengatakan, pertemuan yang berlangsung dibalai Desa Bandar Dalam itu terkait renovasi kerusakan yang ditimbulkan oleh peledakan.

“Manajemen mengumpulkan warga untuk melakukan pendataan di Dusun Bandar Dalam Atas. Disana terdapat sekitar 50-an rumah yang sedang di inventarisir kerusakannya,” kata dia kepada Radar Lamsel, di Desa Bandar Dalam, kemarin.

Foto 2Sedangkan di Dusun Sukacai, lanjutnya terdapat 33 rumah yang tengah dalam proses perbaikan. Bila dikalkulasikan lanjutnya PT. ALS bakal menginventarisir sekitar 80-an rumah yang terdampak peledakan.

“Mulai Rabu (7/2) perbaikan rumah warga Dusun Sukacai sudah kami laksanakan. Tim sudah terjun langsung melakukan perbaikan pada rumah warga,” ujarnya.

Foto 3Masih kata Zaidin, pihaknya akan terus memonitoring keluhan warga sebagai bentuk tanggapan dari perusahaan. Agar lanjutnya antara perusahaan dan warga intens dalam hal komunikasi. “Kami (manajemen ‘red) bakal memonitoring realisasi perbaikan rumah retak akibat blesting,” imbuhnya.

Diketahui inventarisir kerusakan tersebut buah dari pertemuan antara Pemkab LamSel dengan PT. Andesit Lumbung Sejahtera (ALS), Senin (5/2).

Foto 4Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setdakab Lamsel Ir. Mulyadi Saleh, MM mengungkapkan, pihaknya akan melihat hasil inventarisasi data rumah rusak akibat peledakan. Kemudian, bersama-sama turun langsung ke lapangan mengevaluasi validitas data sebelum diberikan bantuan

“Kita harus menanggapi permasalahan ini secara utuh. Kita ingin data yang benar. Bukan dari pihak-pihak manapun. Sebab, keberadaan perusahaan itu juga membantu warga sekitar dengan penyerapan tenaga kerja hampir 85 persen. Jadi, mudah-mudahan permasalahan ini bisa segera rampung dan perusahaan bisa kembali beraktifitas,” tutupnya. (adv)

BAGIKAN