Tendik Paud Harus Pahami Holistik dan Integratif

305

KALIANDA – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lampung Selatan melalui bidang Pendidikan Anak Usai Dini (PAUD) mensosialisasikan PAUD holistik integratif dan lokakarya kepada 200 orang tenaga pendidik (Tendik) Paud se-Lamsel, di Aula Rajabasa Kantor Bupati Lamsel, Senin (14/5) kemarin.

Staf Ahli bupati bidang Pemerintahan dan Kesra Prianto Putro saat membuka acara tersebut menyampaikan, sosialisasi paud holistik integratif bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagi pendidik paud bahwa anak usia diniĀ  tidak hanya diberikan dalam satu bidang pendidikan saja, tetapi juga diberikan pelayanan yang mencakup kebutuhan yang berkaitan dengan kesehatan dan gizi, pola pengasuhan dan perlindungan untuk anak.

“Anak usia dini itu masih utuh oleh karena itu dibutuhkan pendidikan yang menyeluruh,” terangnya.

Dikatakannya, dalam pengembangan PAUD holistik integratif dibutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni agar tujuan dari PAUD holistik integratif bisa tercapai yakni mewujudkan anak sehat, cerdas, ceria dan memiliki akhlak yang mulia. “Saya harap peserta sosialisasi memperhatikan apa yang disampaikan pemateri dan nantinya dapat diterapkan di masing-masing lembaga PAUD tempatnya bertugas,” katanya.

Dia jua berharap, sosialisasi tersebut dapat melahirkan rumusan-rumusan tentang konsep kebijakan strategis untuk percepatan perluasan akses dan peningkatan mutu pelayanan PAUD dikabupaten Lampung Selatan. Dan juga mampu merumuskan program pengembangan pendidikan yang terintegrasi, serta rumusan program studi PAUD melalui perguruan tinggi dalam rangka peningkatan kompetensi tenaga pendidik PAUD.

“Semua tentunya menginginkan, PAUD ini dijadikan inventasi berharga bagi negara dalam mendukung pembentukan SDM yang berkarakter kuat, berkualitas, handal dan siap memasuki persaingan abad ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lampung Selatan Thomas Amirico dalam kesempatan itu mengajak semua tenaga pendidik Paud untuk bisa memberikan pemahaman tentang pelajaran agama kepada para peserta didik di masing-masing lembaga PAUD, yang tujuannya untuk menjadikan anak yang sehat, cerdas dan berakhlaq mulia. “Seperti yang diinginkan pak bupati Zainudin Hasan, anak-anak usia dini harus bisa membiasakan diri dalam membaca Al-Qur’an. Agar mereka (anak-anak, red) bisa mengetahui dan memahami tentang ilmu-ilmu agama yang bisa dibawa hingga dewasa,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN