Thomas: Semangat Belajar Anak-Anak Korban Tsunami Masih Tinggi

163
Iwan J Sastra - Hari kedua pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah darurat, di Stadion Raden Intan Kalianda, anak-anak korban tsunami terlihat nampak bersemangat mengikuti pelajaran yang diberikan para tenaga pengajarnya.

KALIANDA – Hari kedua pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah darurat bagi anak-anak korban tsunami asal Pulau Sebesi dan Sebuku, Kecamatan Rajabasa yang tinggal di pos pengungsian terpadu Tenis Indoor Kalianda masih berlangsung tertib dan lancar, Selasa (8/1).

          Pantauan Radar Lamsel, tenda kelas darurat yang didirikan oleh Dinas Pendidikan Lamsel, di Stadion Sepak Bola Raden Intan Kalianda untuk sarana pendidikan bagi anak-anak pengungsi korban tsunami sejak pagi sudah di penuhi ratusan peserta belajar.

          Kepala Disdik Lamsel Thomas Americo mengatakan, dihari kedua pelaksanaan KBM di sekolah darurat untuk siswa korban tsunami terdapat penambahan jumlah peserta belajar sebanyak 7 orang anak. “Hari pertama pelaksanaan KBM jumlah peserta sebanyak 110 anak, hari ini bertambah menjadi 117 anak. Alahamdulillah, ini membuktikan bahwa semangat belajar anak-anak korban tsunami masih tinggi,” ujar Thomas Americo, kepada Radar Lamsel, kemarin.

BACA :  Pohon Tumbang Ancam Pengendara Jalinsum

          Dia menjelaskan, peserta yang mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah darurat untuk para korban tsunami itu, terdiri dari 3 orang murid PAUD, 5 orang murid TK, 73 orang siswa SD, dan 18 orang siswa dari tingkat SMP dan SMA.

          “Ada juga dua orang peserta balita yang memang belum bersekolah, tetapi ikut belajar. Pelaksanaan KBM ini dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB, dengan melibatkan tenaga pengajar dari sejumlah sekolah yang ada diwilayah Kecamatan Kalianda seperti guru SDN 1 Way Urang, SMPN 1 Kalianda, SMAN 1 Kalianda dan SMAN 2 Kalianda,” jelasnya.

BACA :  Fauzan : Jangan Samakan Kemampuan Murid!

          Thomas mengungkapkan, untuk pelaksanaan KBM sekolah darurat di hari ketiga (hari ini, red) hingga selanjutnya, rencananya akan dipindah kelokasi area wisma atlit GOR Way Handak. Mengingat, pemkab Lamsel akan mulai memindahkan tempat pengungsian bagi para korban tsunami ke lokasi tersebut.

          “Mungkin kegiatan belajar mengajar di area posko pengungsian terpadu tenis indoor hari ini (kemarin, red) merupakan yang terakhir, karena untuk pelaksanaan KBM selanjutnya akan dipindah ke area wisma atlet GOR Way Handak,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN