Tiga Desa di Palas Target ODF pada Oktober

15
Ilustrasi ODF

PALAS – Unit Pelaksana Teknsi (UPT) Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas terus berupaya mengejar sertifikasi Open Defication Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan.

          Kepala UPT Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas, Bambang Priyanto mengatakan, target ODF pada tahun 2019 masih terus dikejar. Upaya ini didorong dengan memberikan pendampingan kepada pemerintah desa yang sedang menjalankan program swasebada WC.

          “Untuk wilayah barat Kecamatan Palas target ODF masih terus kami kejar. Saat ini kami terus berupaya mendorong program swasembada WC di desa,” kata Bambang kepada Radar Lamsel, Selasa (10/9).

BACA :  Ujicoba Padi Tahan Air Asin Gagal

          Bambang menerangkan, untuk diwilayah barat, dari 13 desa hingga saat ini masih tersisa tiga desa yang belum mendapatkan sertifikasi ODF. Ketiga desa tersebut yakni Desa Bangunan 50 rumah, Desa Sukaraja 10 rumah, dan Desa Pematang Baru 60 rumah.

          “Masih ada tiga desa lagi yang belum sertifikasi ODF yaitu, Desa Bangunan, Sukaraja, dan Pematangbaru. Dimana saat ini masih dalam tahap pelakasanaan,” tuturnya.

          Lebih lanjut, Bambang menerangkan, untuk ketiga desa tersebut ditargetkan akan diverifikasi pada Oktober mendatang. Untuk itu ia mengharapkan, ketiga desa tersebut segera menyelesaikan program swasembda WC.

BACA :  Benahi SDM Desa, Kesbangpol Usung Revolusi Mental

          “Harapan kami program swasembada WC ini bisa segera dirampungkan. Karena Oktober mendatang ini akan dilaksanakan verifikasi ODF,” harapnya.

          Sementara Camat Palas Rika Wati, S.STP, MM mengamini bahwa tiga desa tersebut akan diverifikasi pada  23 Oktober mendatang.

          “Iya akan diverifikasi 23 Oktober mendatang. Jika tiga desa tersebut mendapatkan sertifikasi artinya masih tersisa empat desa diwilayah barat yakni Desa Bumirestu, Bumidaya, Kalirejo dan Pulaujaya,” pungkasnya. (vid)

BAGIKAN