Timbunan Pipa PDAM Amblas, Pengendara Terjerembab

5
Ist - Terlihat dua unit mobil sama-sama ambles di sisi kiri jalan Desa Merak Batin sebelum Kantor Camat Natar, dilokasi yang berdekatan juga ada dua unit mobil yang ambles. Selasa (8/10).

Warga Minta Kontraktor Bertanggungjawab

NATAR – Untuk kali pertama sepanjang periode ini hujan mengguyur Kecamatan Natar. Selain membawa berkah, ternyata juga menjadi musibah bagi sejumlah pengendara yang melintasi Desa Marak Batin Kecamatan Natar.

Sedikitnya, lima kendaraan roda empat terjerembab pada galian pipa PDAM yang disinyalir tidak ditimbun dengan padat. Imbasnya pengendara yang melintas jadi korban jeratan dilokasi galian pipa tersebut.

Sejumlah warga mengeluhkan pekerjaan galian pipa PDAM sepanjang 22 Km di Kecamatan Natar itu pasalnya selain tiga mobil kemarin telah banyak mobil bermuatan besar terperosok kedalam timbunan bekas galian itu. “Kami masyarakat Kecamatan Natar meminta agar pihak kontraktor ataupun penanggungjawab pekerjaan itu segera memperbaiki timbunan-timbunan tersebut,” kata Ketua Himpunan Masyarakat Pembangun Desa (HMPD) Sadli Sihotang, Selasa (8/10).

BACA :  Pembangunan Belum Mulai, Tagih PBB Lebih Sulit

Menurutnya, pihak kontraktor harus memperhatikan kejadian demi kejadian yang telah merugikan warga dan pengendara. “Selain menyebabkan macet setiap hari, pasca penggalian timbunannya kurang padat,” ujarnya.

Disisi lain, Camat Natar Eko Irawan meminta pihak kontraktor segera melakukan perbaikan terhadap tanah timbunan sisa galian. “Harus dikembalikan seperti sebelum menggali, saya minta segera dilakukan sebelum menelan korban lagi,” kata dia.

BACA :  Sidosari Gandeng FP Unila Dongkrak Pertanian

Keluhan masyarakat terhadap proyek pembangunan saluran air bersih milik PDAM Way Relok, Kota Bandar Lampung itu sudah lama disuarakan. Apalagi manfaatnya untuk masyarakat Kecamatan Natar sama sekali tidak ada.

Sementara itu Site Manager PT Adhi Tirta Lampung (ATL) sebagai pemenang tender proyek itu mengaku memahami keluhan warga tersebut namun pihaknya telah berusaha agar timbunan padat dan bisa menahan beban berat. “Kendaraan yang amblas semalem sudah kami evakuasi semua, untuk malam ini (8/10) kami akan merapihkan dan memperbaiki semua jalur galian yang mengalami kerusakan,” pungkasnya. (Kms)

BAGIKAN