Tingkatkan Iman dan Taqwa Murid di Sekolah

483

KALIANDA – SDN 1 Kalianda saat ini tengah membangun sebuah mushola tempat beribadah bagi para guru dan murid di sekolah setempat.

Dibangunnya mushola di sekolah itu, selain untuk tempat beribadah juga sebagai sarana bagi pihak sekolah untuk meningkatkan iman dan taqwa para murid melalui kegiatan praktek sholat berjamaah maupun kegiatan keagamaan lainnya yang dipandu langsung oleh guru pendidikan Agama Islam di sekolah tersebut.

Kepala SDN 1 Kalianda A. Rifai, S.Pd menjelaskan, pembangunan mushola di SDN 1 Kalianda terwujud berkat adanya kerajasmaa antara pihak sekolah dengan para orang tua dan murid dengan menggalang dana swadaya melalui kegiatan infaq yang dipungut setiap hari Jumat.

BACA :  Anggapan Cacat Prosedur sulut KTNA Lamsel

“Pembangunan mushola ini merupakan inisiatif dari pihak sekolah, para murid dan orang tua murid dalam rangka membangun visi Iman dan Taqwa di sekolah ini (SDN 1 Kalianda, red),” ujar Rifai kepada Radar Lamsel di SDN 1 Kalianda, Minggu (4/2) kemarin.

Diakuinya, meski pembangunan mushola saat ini baru mencapai 70 persen, namun pihak sekolah sudah memfungsikan mushola sekolah tersebut untuk melaksanakan ibadah sholat Dzuhur, baik para guru maupun murid secara berjamaah.

“Dengan adanya mushola ini diharapkan dapat meningkatkan iman dan taqwa para peserta didik di sekolah ini. Oleh karena itu, dalam waktu dekat kami akan membuatkan jadwal sholat dzuhur berjamaah bagi masing-masing kelas secara bergilir yang dilaksankan setiap hari sekolah,” terangnya.

BACA :  Enggung Lamar Golkar Juga PKS

Rifai berharap, agar pembangunan mushola SDN 1 Kalianda yang diberi nama Mushola An-Nur ini bisa rampung seratus persen, diharapkan adanya bantuan dan kerja sama dari para alumni SDN 1 Kalianda bisa menyumbangkan sedikit penghasilannya untuk kelanjutan pembangunan mushola sekolah tersebut.

“Mushola ini juga nantinya akan kami fungsikan sebagai tempat praktek pendidikan agama bagi murid yang beragama muslim baik pada hari-hari biasa maupun saat bulan ramadhan,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN