TNI Ikut Berperan Dalam STBM Way Panji

693
Veridial – Danramil Sidomulyo Kapten Inf. Sarjo dalam sosialisasi pembentukan team swasembada wc di balai Desa Balinuraga Kecamatan Way Panji, Selasa (7/3) kemarin.

WAY PANJI – Santasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) terus sigembar-gemborkan untuk dapat direalisasikan di tiap-tiap desa yang masuk dalam zona merah. TNI pun ikut berperan dalam penanganan sanitasi tersebut.

Swasembada Water Closet (WC) yang lahir di Kecamatan Candipuro menjadi acuan penanganan buang air besar sembarangan (bab’s) untuk wilayah Lamsel.

Danramil Sidomulyo Kapten. Inf Sarjo mengatakan, peran TNI dalam kegiatan sosial terus dilakukan. Selain dibidang pertahanan dan pertanian anggota TNI juga ikut menyosialisasikan swasembada wc diwilayah-wilayah yang masuk dalam zona merah sanitasi.

“Kami (TNI,red) tidak akan berhenti bekerjasama menangani masalah santitasi untuk masyarakat desa. Pertimbangan kesehatan adalah alasan utama,” kata Kapten Sarjo saat sosialisasi Swasembada WC di balai Desa Bali Nuraga Kecamatan Way Panji, Selasa (7/3) kemarin.

BACA :  Antoni Imam Ketuk Dua Parpol, Hipni Daftar NasDem

Dikatakannya, empat desa di Kecamatan Way Panji juga masuk dalam daftar soal pengadaan jamban sehat. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap jambanisasi dinilai menjadi titik lemah yang harus dibereskan.

“Demi kesehatan kami siap membantu, mulai dari swasembada wc hingga pengerjaannya pun akan kami bantu utamanya dengan melakukan pelatihan terhadap masyarakat dan sosialisasi macam ini,” imbuhnya.

Camat Way Panji Isro Abdi mengapresiasi langkah tentara STBM yang mensosialisasikan pembentukan team swasembada wc. Target Lamsel agar terbebas dari Bab’s terus dikebut pencapaiannya.

BACA :  SMAN 1 Sidomulyo Gelar Sholat Istisqa

“Sejalan dengan Pemkab Lamsel terkait pencapaian dan target bebas Bab’s di tahun 2017 menjadi program bersama dan perhatian kita semua bukan hanya TNI, atau Dinkes saja tapi semua harus peduli terhadap sanitasi,” ujarnya.

Terpisah Ketua Snv Lamsel Dedi mengharapkan upaya kerjasama yang dilakukan untuk mengatasi sanitasi agar mendapat dukungan pula dari masyarakat desa. “Harus ada dukungan juga dari warga, jika tidak maka pencapaian target juga masalah kesehatan yang diutamakan tidak akan tercapai,” imbuhnya. (ver)

BAGIKAN