Tujuh Puskesmas Akreditasi Tahun Depan

664
Idho Mai Saputra – Komisi C DPRD Lamsel melakukan pembahasan RKA RAPBD 2017 perangkat daerah bersama jajaran Diskes Lamsel, kemarin.

KALIANDA – Komisi C DPRD Lampung Selatan mendukung program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyangkut dengan penilaian (akreditasi) pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Pasalnya, itu menyangkut dengan pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.

Dukungan tersebut disampaikan anggota Komisi C DPRD Lamsel Jenggis Khan Haikal, SH saat pembahasan rencana kerja anggaran (RKA) RAPBD 2017 pada Dinas Kesehatan (Diskes) diruang Komisi C DPRD Lamsel, Rabu (16/11) kemarin.

Menurutnya, Diskes hendaknya bisa segera mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan akreditasi puskesmas sesuai arahan dari Kemenkes. Sebab, dengan adanya akreditasi puskesmas tentunya akan meningkatkan pelayanan kesehatan di puskesmas itu sendiri.

“Yang telah dipaparkan tadi baru terdapat tujuh puskesmas tahun ini yang telah terakreditasi. Artinya, masih banyak puskesmas yang belum terakreditasi,”kata Jenggis Khan.

Dia menambahkan, setiap puskesmas yang telah dinyatakan terakreditasi hendaknya membuat plang nama puskesmas dan tertulis akreditasinya. Sehingga, masyarakat yang berobat bisa lebih yakin dan percaya.

BACA :  Benahi Internal Gedor PAD Kemudian

“Seperti pada pendidikan di perguruan tinggi. Disana tertulis akreditasi perguruan tinggi nya. Di puskesmas juga tidak masalah jika seperti itu. Supaya masyarakat mengetahui jika puskesmas di daerahnya telah memenuhi standar mutu pelayanan kesehatan,”tukasnya.

Sementara itu, Kepala Diskes Lamsel dr. Jimmy B. Hutapea, MARS menegaskan, tahun 2017 pihaknya bakal mempersiapkan tujuh puskesmas yang bakal diajukan untuk dilakukan penilaian akreditasi. Saat ini, jajarannya tengah melakukan seleksi terhadap puskesmas yang dirasa telah memenuhi berbagai persyaratan.

“Kita coba secara perlahan tetapi pasti. Karena, ini menyangkut penilaian akreditasi. Kalau memang tidak mumpuni, bisa kita ajukan untuk tahun berikutnya. Sekarang, kita belum bisa menentukan puskesmas yang bakal dipilih atau ditunjuk untuk di nilai,”kata Jimmy di Komisi C, kemarin.

Pihaknya mengakui jika masih banyak puskesmas yang belum terakreditasi. Dari 26 puskesmas baru terdapat tujuh puskesmas yang telah dininai akreditasinya oleh pemerintah pusat.

BACA :  Hasil Audiensi, PLN UPK Tarahan akan Rehab GSG Kalianda

“Akreditasi ini ada grade nya. Mudah-mudahan, secara bertahap seluruh puskesmas di Lamsel bisa terakreditasi semua. Karena, dengan akreditasi ini menyangkut mutu pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas,”pungkasnya.

Sebelumnya di beritakan, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Lampung Selatan gencar melakukan monitoring ke sejumlah pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang tersebar di seluruh kecamatan Bumi Khagom Mufakat ini.

Selain untuk memantau pelayanan yang dilakukan tenaga kesehatan, monitoring itu sebagai langkah untuk menuju akreditasi puskesmas yang ditargetkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) rampung secara bertahap.

Untuk diketahui, tujuh puskesmas yang di akreditasi oleh pemerintah pusat. Diantaranya adalah, puskesmas rawat inap (PRI) Sidomulyo, PRI Tanjungsari Natar, PRI Katibung, PRI Penengahan, Puskesmas Karanganyar, Puskesmas Tanjungsari dan Puskesmas Merbau Mataram.(idh)

 

 

BAGIKAN