Uspika Imbau Timses dan Panitia Tidak Lakukan Kecurangan

405
Randi Pratama – Camat Penengahan Drs. Koharuddin didampingi Kapolsek Penengahan AKP Mulyadi Yakub saat menggelar pertemuan dengan aparat desa, BPD, masyarakat Desa Kekiling terkait pelaksanaan pilkades 22 Mei mendatang.

PENENGAHAN – Untuk mencegah kecurangan dan menjaga kemanan dan ketertiban menjelang Pilkades serenak 22 Mei mendatang di Kecamatan Penengahan, unsur pimpinan kecamatan (Uspika) setempat menggelar pertemuan dengan aparat desa, BPD, warga, tokoh masyarakat, tokoh agama dan panitia Pilkades Desa Kekiling.

Pertemuan yang dilaksanakan di Taman Pendidikan Al-qur’an Desa Kekiling, sekitar pukul 20.30 WIB, Selasa malam (16/5) itu dalam rangka silaturahmi dan konsolidasi mengenai keamanan dan ketertiban menjelang pelaksanaan kampanye, masa tenang, serta pemilihan kades di wilayah Penengahan yang akan berlangsung pada 22 Mei mendatang.

Camat Penengahan Drs. Koharuddin mengingatkan kepada seluruh warga dan pemangku kepentingan di desa untuk selalu menjaga dan memantau situasi sebelum dan sesudah pelaksanaan pilkades. “Supaya kita dapat mencegah terjadinya tindakan-tindakan yang dapat menyalahi aturan,” kata Koharuddin.

Tindakan yang menyalahi aturan, kata Koharuddin, tidak akan terjadi jika tim sukses dari masing-masing calon kades mau mentaati peraturan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Sekali lagi kami tegaskan kepada panitia agar bersikap netral dan tidak melakukan kecurangan sekecil apapun pada saat pemilihan nanti. Dan jika memang ditemukan permasalahan, laporkan kepada polisi, supaya yang bersangkutan dapat diproses dan ditindak sesuai dengan jalur hukum,” katanya.

BACA :  Dikawal Ratusan Orang, Enggung Sisir Tiga Parpol

Kapolsek Penengahan AKP Mulyadi Yakub menambahkan, pertemuan dengan pihak desa itu ditujukan untuk menyikapi situasi menjelang pelaksanaan pilkades yang dikhawatirkan bisa menimbulkan berita hoax yang beredar di media sosial. Untuk itu, kata dia, Polisi meminta kepada masyarakat agar bisa lebih selektif dalam memilih berita dan pesan-pesan yang disampaikan di media sosial.

“Kabar dan berita bohong bisa menjadi pemicu konflik antar sesama, kami minta masyarakat harus lebih waspada dan tidak mudah percaya dengan kabar-kabar yang belum bisa dipastikan kebenarannya,” kata Mulyadi.

BACA :  Bidan TKS Minta Diangkat THLS

Polisi, lanjutnya, menghimbau panitia pilkades agar melaksanakan tugasnya dengan netral dengan tidak memihak kepada salah satu calon kades dan jangan sampai melakukan kecurangan pada saat pelaksanaan pemilihan Kades.

“Polsek dan Polres akan melaksanakan pengamanan secara menyeluruh disetiap desa yang menggelar pilkades supaya tidak timbul permasalahan. Untuk mencegah permasalahan itu, kami minta masing-masing tim sukses untuk tidak melakukan tindakan menjelek-jelekan salah satu calon kades lainnya,” katanya.

Pj. Kades Kekiling Abdullah mengaku sangat mendukung tindakan yang dilakukan Pemerintah Kecamatan dan Polsek Penengahan. Menurutnya, upaya yang dilakukan dengan mengumpulkan pihak desa itu sebagai tindakan preventif agar panitia pilkades dapat melaksanakan tugasnya dengan transparan.

“Kami akan mendukung segala upaya tindak-tindak kecurangan yang hendak dilakukan. Kami juga sudah memberikan himbauan kepada para pendukung untuk tidak melakukan pelanggaran atau tindak pidana selama pilkades,” pungkasnya. (rnd)

BAGIKAN