Viral di Medsos, Camat Sragi Sambangi Satrio

276
David Zulkarnain – Camat Sragi, Bibit Purwanto, Bersama Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi, Sumari Sasmito, serta Ketua LKS Bina Sejahtera, Sutrisno menyambangi Satrio (12) warga Desa Kedaung yang menderita kelumpuhan, Senin (21/1).

SRAGI – Setelah sempat viral di media sosial (Medsos) tentang kondisi kelumpuhannya, akhirnya Satrio (12) warga Desa Kedaung, Kecamatan Sragi dikunjungi jajaran Pemerintah Kecamatan Sragi, Senin (21/1) kemarin..

          Pantauan Radar Lamsel, Satrio dikunjungi langsung oleh Camat Sragi Bibit Purwanto, Kepala Unit Pelakasana Teknis (UPT) Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi Sumari Sasmito dan Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Binasejahtera Sutrisno.

          Bibit Purwanto mengatakan, pihaknya melakukan kunjungan sekaligus memberikan bantuan kepada Satrio yang menderita kelumpuhan sejak usia balita itu.

          “Kedatangan kami untuk mengetahui kondisi kesehatan Satrio dan juga untuk memberikan bantuan kepada keluarganya,” kata Bibit kepada Radar Lamsel di kediaman Satrio.

BACA :  Jalan Kuala Sekampung – Bandaragung Diperbaiki

          Beberapa hari lalu Satrio sempat viral di akun sosial media facebook. Di sosmed, Satrio dinyatakan penyandang polio yang luput dari perhatian pemerintah.

Namun hal tersebut ditampik oleh Bibit. Menurutnya, pemerintah telah memberikan perhatian dengan diberikannya kartu KIS kepada keluarga Satrio.

“Disini kami juga ingin meluruskan bahwa yang beredar media sosial itu tidak benar. Pemerintah telah memberikan kartu KIS bahkan kartu BPNT dan PKH. Selain itu Satrio juga bukan penderita polio,” paparnya.

Terkait penyebab kelumpuhan yang diderita Satrio juga mendapat tanggapan dari Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi Sumari Sasmito. Menurutnya, kelumpuhan yang diderita Satrio bukan disebabkan polio melainkan kerena demam tinggi yang dialami Satrio saat balita.

BACA :  Mahasiswa Keperawatan Berikan Sosialisasi Kepada ODGJ

 “Penyebabnya demam tinggi saat Satrio berusia tiga bulan. Sementara kondisinya saat ini dalam keadaan sehat meski dalam kondisi lumpuh dan tidak bisa komunikasi. Kami juga siap memberikan bantuan seandainya Satrio ingin dirujuk kerumah sakit,” terang Sumari.

Sementara itu, Ketua LKS Bina Sejahtera Sutrisno mengatakan, pihanya juga siap membantu dengan memasukan Satrio kedalam binaan LKS Bina Sejahtera. “Kami juga akan memasukan Satrio kedalam daftar penyandang disabilitas dibawah binaan LKS Bina Sejahtera untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar Satrio seperti makanan sehat,” pungkasnya. (vid)

BAGIKAN