Warga Bumisari Minta Pilkades Diulang

154
Ilustrasi Pilkades

NATAR – Pasca Pilkades serentak 17 Juni 2019 lalu, ternyata sejumlah masyarakat merasa belum puas dengan kinerja panitia pilkades. Salah satunya, warga Desa Bumisari yang masih berupaya meminta Pemungutan Suara Ulang (PSU) di desanya ataupun di dusun yang disinyalir belum terpenuhi hak pilihnya. 

Bahkan, puluhan warga tersebut melakukan aksi didepan Balai Desa Bumisari pada Jum’at (12/7) lalu untuk meminta PSU karena menganggap banyak kejanggalan dalam pelaksaan Pilkades didesa tersebut. 

Menurut perwakilan warga Desa Bumisari Reymon Agustindar (38) ratusan warga itu sudah mendaftar dipagi hari saat pencoblosan tetapi karena lokasi pencoblosan yang sempit dan antrian yang mengular maka mereka berinisiatif pulang kerumah. “Karena lama tidak dipanggil akhirnya mereka pulang kerumah, dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore menunggu,” kata dia kepada Radar Lamsel. 

BACA :  Ribuan Warga Hajimena Ikuti Jalan Sehat

Setelah jam 4 sore sambung dia, panitia barulah memanggil nama-nama tersebut namun tidak diberikan waktu yang panjang untuk menunggu. “Seharusnya orang-orang itu dihadirkan dulu, apalagi kan panitia memiliki anggaran untuk menjemput warga yang ingin mencoblos,” tuturnya. 

Menurutnya aneh jika panitia justru tidak ingin pemilik hak pilih untuk mencoblos karena akan mempengaruhi partisipasi pemilih. “Kami kecewa dengan cara panitia dalam melaksanakan tugasnya, cenderung ada keberpihakan kepada salah satu calon kades,” tuturnya. 

BACA :  PT. HMA Mundur, BLU Branti II Ambil Alih Parkir Bandara

Ia berharap, Bupati Lamsel Nanang Ermanto melalui Panitia Pilkades tingkat Kabupaten Lamsel untuk menindaklanjuti aspirasi warganya tersebut. “Kami hanya ingin mereka yang terhalang untuk memilih diberikan kesempatan agar bisa menggunakan hak pilihnya, itu saja,” tegasnya. 
Sementara itu, Sekretaris Camat Natar Firdaus Adam mengatakan aksi yang dilakukan tersebut merupakan ekspresi warga untuk menyampaikan aspirasinya sehingga pihaknya tidak melarang selagi masih dalam koridor yang tepat. “Kami sudah sampaikan agar aksi apapun jangan sampai anarkis, silahkan jika ingin menyampaikan aspirasi,” tuturnya. (Kms)

BAGIKAN