Warga Keluhkan Sampah Pasar

204

SRAGI – Minimnya tempat pembuangan sampah di Pasar Desa Suka Pura, Kecamatan Sragi menjadi keluhan warga. Pasalnya, sampah yang berasal dari pedagang kerap berserakan dan menimbulkan bau tidak sedap sehingga mengganggu kenyamanan warga setempat.

Mprah (52), salah satu warga yang bermukim di dekat pasar Sukapura mengaku sangat terganggu dengan sampah yang kerap berserakan.

“Karena tidak ada bak penampung, jadi sampahnya kerap terbawa angin, berserakan kemana-mana. Kalau musim hujan sering hanyut dan menimbulkan bau busuk,” kata dia kepada Radar Lamsel, Selasa (10/7) kemarin.

`        Selain berasal dari para pedagang, lanjut Mprah, warga setempat juga kerap membuang sampah di tempat pembuangan akhir tersebut (TPA).

“Yang buang sampah disitu tidak hanya pedagang, warga juga sering. Bahkan dari desa tetangga juga ada yang buang sampah disitu. Harapan saya bisa cepat dibangun bak penampungan biar enggak berserakan lagi,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Desa Suka Pura Eko Casroni mengatakan, pihaknya telah merencanakan melakukan pembangunan TPA tersebut di tahun 2019.

“Karena ditahun 2018 anggaran terbatas, pembangunan bak penampungan sampah tersebut kami anggarka pada tahun 2019. Kami juga sudah memberi imbauan kepada petugas kebersihan pasar untuk membakar sampah-sampah tersebut,” ucapnya.

Tanggapan atas hal tersebut juga datang dari Camat Sragi Bibit Purwanto. Ia berharap pemerintah Desa Suka Pura dapat segera membangun bak pembuangan sampah.

“Kami sudah melakukan penijauan. Karena pasar ini dikelola oleh desa dan input ke desa juga lumayan, saya harap pembangunan bak sampah ini bisa cepat terlaksana,” pungkasnya. (Cw1)

BAGIKAN