Warga Sukaraja Mulai Kesulitan Air

1122

PALAS – Kesulitan air pada musim kemarau mulai dirasakan warga Desa Sukaraja, Kecamatan Palas. Demi memenuhi kebutuhan air untuk mencuci pakaian dan madi terpaksa dilakukan warga di sumber mata air di Sungai Sukaraja .

Siti (54) salah satu warga mengatakan minimnya curah hujan di wilayah Palas sejak satu bulan terahir mengakibatkan sumur-sumur milik warga yang menjadi sumber iar utama mengalami penyusutan debit air.

“Satu bulan hujan tidak turun, akibatnya sumur-sumur warga mengalami penyusutan air,” kata dia kepada Radar Lamsel, Rabu (8/8) kemarin.

BACA :  Tingkatkan Infrastruktur Jalan untuk Pertanian

Untuk mecukupi kebutuhan air sehari-hari terutama untuk  mandi dan mencuci pakaian, terpaksa dilakukan Siti di sumber mata air yang berjarak cukup jauh dari rumahya.

“Memang belum kering sumurnya, tapi untuk memenuhi kebutuhan madi dan mencuci pakaian sudah tidak cukup lagi,” imbuhnya.

Hal senada juga dirasakan oleh Yuli (49), untuk keperluan mandi dan mencuci pakaian ia terpaksa menempuh jarak 1 kilo meter.

“Kalau mau mandi dan terutama mencuci pakai harus jalan cukup jauh ke sumur umum di pinggir sungai, kerena sumur dirumah sudah mulai mengering,” ucapya.

BACA :  Puskesmas Berikan Pelayanan Vaksin MR

Lebih lanjut Yuli menjelaskan sebagian besar warga yang mengalami kesulitan air, untuk mandi dan mencuci pakaian dilakukan di sumur umum tersebut.

“Sumber mata air ini sudah jadi andalan kalau musim kemarau slebih dari 20 tahun. Tapi kalau terlalu lama kemarau kami khawatir sumber mata air ini juga ikut kering,” tandasnya. (Cw1)

BAGIKAN