Waspada Penyakit Thalassaemia

523
ILUSTRASI

PENENGAHAN – Mungkin sebagian masyarakat kurang mengetahui penyakit jenis Thalassaemia. Jenis penyakit ini bisa membuat penderitanya sangat ketergantungan terhadap darah. Diketahui, Thalassaemia adalah penyakit genetik dengan kondisi sel darah merah yang mudah rusak. Umumnya untuk Thalassaemia terjadi kerusakan ¾ kali lebih cepat dari sel darah normal, sehingga penyakit tersebut tidak bisa menyembuhkan penderitanya.

Promosi Kesehatan (Promkes) Rumas sakit Bob Bazar, S.km Kabupaten Lampung Selatan Reni Ayu, S.Km menjelaskan, penyakit Thalassaemia bukan jenis penyakit yang bisa ditularkan. Tapi penyakit berbahaya tersebut memang sudah dialami oleh penderitanya sejak dari lahir atau keturunan.

Dijelaskannya, jika kedua orang tuanya sama-sama mempunyai sifat pembawa Thalassaemia, bisa dipastikan anak yang dilahirkan akan terkena Thalassaemia. “Persentase kemungkinan terjadi pada anak 25% Thalassaemia, 50% pembawa, 25% normal. Jadi, pencegahan utamanya dengan cara tidak melakukan perkawinan dengan sesama pembawa sifat Thalassaemia,” ujar Reni kepada Radar Lamsel usai kegiatan donor darah di Desa Kuripan, Kamis (10/11).

BACA :  Pertengahan Oktober, 13 Kades Terpilih Disumpah

Lebih jauh Reni menjelaskan, manusia pada umumnya akan berganti sel darah paling cepat 120 hari. Sedangkan bagi penderita, pergantian sel darah berganti hanya dalam hitungan 30 hari. Lebih cepat 90 hari dari pergantian sel darah manusia normal. “ itulah yang membuat penderitanya sangat ketergantungan terhadap darah,” katanya.

Thalassaemia, kata dia, adalah jenis penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Tetapi penderitanya bisa bertahan hidup jika dirawat dengan baik dengan asupan darah yang rutin. “Tergantung HB (hemoglobin) nya. Jika masih rendah diangka 2, kita akan lakukan transfusi sampai HB nya 12,” katanya.

BACA :  Encep Masuk 53 Besar Pemuda Pelopor

Menurut dia, saat ini data penderita Thalassaemia di Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 16 orang. Pihaknya mengharapkan kepada masyarakat agar melakukan Screening darah yang merupakan salah satu cara mengetahui penyakit Thalassaemia yang ada ditubuh.”Masih ada yang belum terdata. Jadi, kami meminta kepada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan bila anaknya mengalami gejala anemia dan pucat sejak dari lahir kerumah sakit Bob Bazar, S.Km dan RS. Abdoel Moelok Bandarlampung,” tukasnya. (rnd)

BAGIKAN