Yustin Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Perempuan

336

SRAGI – Yustin Ficardo mengajak masyarakat untuk  peduli menjaga kesehatan perempuan agar tidak terjangkit kanker serviks. Hal tersebut disampaikan istri Ridho Ficardo ini saat melaksanakan kampanye dialogis di Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Senin (14/5) kemarin.

Perempuan yang kerap disapa Bunda Yustin itu mengatakan, setiap wanita yang ada di Lampung harus menjaga kesehatan agar bebas dari virus yang menyerang  leher rahim tersebut.

“Perempuan merupakan penentu kesehatan keluarga. Jadi jika ibunya sehat maka insyaallah anak-anaknya juga sehat,” ujarnya.

Untuk mengihindari terjangkitnya dari kanker serviks tersebut, istri calon gubernur (Cagub) nomor urut satu ini mengimbau para ibu-ibu untuk rutin melakukan cek kesehatan.

BACA :  Rycko Bayangi Nanang Daftar Balonkada PDIP Lamsel

“Agar tidak terjangkit kanker serviks, paling tidak satu tahun sekali melakukan periksa baik cek iva maupun pap smear di puskesmas atau rumah sakit rujukan. Mudah, murah dan cepat, tentunya biayanya lebih mudah dijangkau,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Yustin juga mengajak masyarakat terutama ibu-ibu untuk mencegah terjadinya stunting pada balita. “Saya juga berharap untuk ibu-ibu  memiliki balita atau yang sedang hamil untuk rutin melakukan  imunisasi dan mendapatkan tambahan gizi di posyandu agar anak-anak di Lampung tidak stunting,” terangnya.

Selain dibidang kesehatan, Yustin juga menyampaikan program-program pembangunan yang diusung cagub nomor satu itu, antara lain pendidikan, infrastruktur, dan pertanian.

BACA :  Satlantas Polres Lamsel Gelar Bhaksos

“Sejak satu tahun terahir di bidang pendidikan terdapat 6 kabupaten yang sudah gratis untuk pendidikan tingkat SMA dan SMK yaitu, Kabupaten Mesuji, Way Kanan, Pesisir Barat, Lampung Barat, Tulang Bawang Barat, dan Lampung Utara,” jelanya.

Sementara untuk dibidang infrastrukrur dan pertanian, ia mengtakan pada tahun 2019 fasilitas jalan raya akan mulus 100 persen. “Sedangkan untuk bidang pertanian dibuat fasilitas pengarian yang mencukupi. Selain itu anak-anak petani disejahterakan dengan pendidikan gratis bagi yang berprestasi. Selama ini terdapat 200 anak petani yang medapat beasiswa penuh di Polinela. Maka dari itu dengan melanjutkan program-program tersebut akan mesejahterakan lampung,” pungkasnya. (CW1)

BAGIKAN