Zainudin Minta Disogok Pakai Kinerja

632
Bupati Lampung Selatan H. Zainudin Hasan.

KALIANDA – Para pejabat dilingkungan Pemkab Lampung Selatan terkejut tatkala Bupati Lampung Selatan H. Zainudin Hasan meminta sogokan yang diumbar dimuka umum.

Permintaan itu bahkan disampaikan Zainudin Hasan ditengah-tengah rapat koordinasi (rakor) bulanan para kepala satker dilingkungan Pemkab Lamsel yang digelar diaula Krakatau Kantor Bupati Lamsel, kemarin.

Sogokan yang dimaksud Zainudin bukan berupa uang tunai. Melainkan peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) khususnya para pejabat dalam menjalankan program pembangunan dan kinerja. Para pejabat sempat terperangah. Meski sempat terkejut mereka lantas kembali tersenyum dalam rapat tersebut.

“Sogokan yang saya maksud bukan berbentuk uang atau barang berharga lainnya. Tetapi peningkatan kinerja yang lebih baik lagi. Bila perlu tambah waktu jam kerjanya, supaya pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat,” ungkap Zainudin.

BACA :  Nanang : HUT RI Momentum Pemersatu Bangsa

Dalam rapat itu Zainudin memang kembali menekankan efektivitas dan efisiensi biroraksi dilingkungan Pemkab Lamsel. Orang nomor satu di Lamsel ini berharap seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkup Pemkab Lamsel agar tidak melalaikan setiap pekerjaan yang ada dimasing-masing satuan kerjanya.

Menurut Zainudin, pimpinan OPD hendaknya dapat bekerjasama dengan seluruh bawahannya dalam menyelesaikan setiap pekerjaan dengan cepat dan tepat waktu.

Dengan begitu target untuk meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Lampung tahun 2017 dapat tercapai.

Zainudin mengatakan, salah satu cara untuk mendapatkan penghargaan opini WTP adalah dengan memberlakukan limit waktu dalam menyusun laporan keuangan kepada masing-masing satuan kerja. “Dalam penyusunan laporan keuangan tersebut idelanya dilakukan sebelum tanggal 5 dan atau tidak melebihi dari tanggal 15 setiap bulannya,” ungkapnya.

BACA :  Selamat Bertugas, Wakil Rakyat Lamsel!

Zainudin mengakui, jika pada tahun 2016 merupakan tahun terburuk bagi Pemkab Lamsel. Maka untuk tahun ini diharapkan kepada semua satuan kerja dilingkup Pemkab Lamsel harus lebih baik lagi dalam melakukan penyusunan laporan keuangannya.

“Saya inginkan tahun 2017 semua urusan pelaporan keuangan dari masing-masing satuan kerja harus benar-benar tertata rapi dan jelas. Ini untuk kemajuan kita bersama, apalagi kita punya mimpi untuk bisa meraih predikat opini WTP,” katanya. (iwn)

BAGIKAN