Zainudin Minta Pedagang Wajib Jaga Kebersihan

326
Idho Mai Saputra – Bupati Lampung Selatan H. Zainudin Hasan meninjau kios kopi payan asli Kalianda di rest area Masjid Kubah Intan Kalianda saat seleksi pedagang, kemarin.

Juga Jaga Kemananan dan Kesehatan Produk Makanan

KALIANDA – Bupati Lampung Selatan H. Zainudin Hasan berpesan siapapun pedangan yang nantinya lolos dalam seleksi untuk berdagang di lokasi wisata kuliner rest area Masjid Agung Kubah Intan Kalianda, wajib menjaga kebersihan dan keamanan, serta kesehatan makanan yang dijajakan dilokasi tersebut.

Pesan itu disampaikan Zainudin usai menijau produk-produk dagangan yang ditampilkan para calon pedagang saat mengikuti proses seleksi penilaian yang dilakukan oleh tim penilai, di lokasi wisata kuliner rest area Masjid Agung Kubah Intan, Kalianda, Selasa (7/2), kemarin.

“Kalau lokasi ini aman, kios-kios dagangannya bersih dan kesehatannya terjamin, saya yakin masyarakat lokal maupun luar daerah akan ramai yang singgah ditempat ini (rest area Masjid Agung Kubah Intan Kalianda, red),” ujar Zainudin kepada para wartawan.

Pada kesempatan itu, Zainudin pun meminta kepada bagian perlengkapan Setdakab Lamsel untuk mendirikan bangunan MCK umum disamping kios dagangan yang masih terdapat lahan kosong.

“Nanti dilokasi yang kosong ini tolong dibangunkan MCK umum. Agar pengujung tidak harus jauh-juah ke kamar mandi yang ada di Masjid Agung untuk cuci tangan atau buang air kecil,” ucap Zainudin.

Sementara itu, Ketua TIM pengembangan wisata kuliner rest area Masjid Agung Kubah Intan, Kalianda Erlan Murdiantono menjelaskan, dalam proses seleksi pedagang ini pemkab Lamsel akan menjaring sebanyak 23 pelaku usaha yang dinyatakan layak untuk menempati kios-kios dagangan yang sudah tersedia di lokasi rest area Masjid Agung Kubah Intan Kalianda.

“Calon pedagang yang ikut seleksi ini jumlahnya sebanyak 50 pedagang. Mereka terdiri dari pelaku usaha yang menampilkan berbagai produk dagangannya seperti aneka aksesoris, pakaian dan kaos, serta makanan dan minuman dengan harga yang cukup terjangkau,” jelasnya.

Erlan mengatakan, untuk menentukan pedagang yang dinyatakan lolos seleksi, tim penilai akan menggelar rapat penentuan terlebih dahulu bersama tim pengembangan yang akan disaksikan langsung oleh Bupati Zainudin Hasan.

“Untuk saat ini, kita belum bisa mengetahui pedagang mana saja yang lolos seleksi. Karena tim penilai akan menggelar rapat terlebih dahulu. Kurang lebih satu minggu kedepan, hasilnya baru bisa diumumkan,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN