164 BPD di Sidomulyo Dapat Bimbingan

694
Camat Sidomulyo Syamsul Juhari,S.Sos dan Sekcam Sidomulyo Wasidi, S.E saat pelatihan 164 BPD di Gsg Betik Hati, Rabu (30/11) Kemarin.

SIDOMULYO – Sebanyak 164 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Sidomulyo dapat bimbingan dari Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Lamsel.

Bimbingan tersebut difokuskan agar seluruh anggota BPD yang ada di desa-desa kecamatan setempat memahami tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dalam pemerintahan desa.

Sekretaris BPMD Lamsel Syaripuddin, mengatakan pada pasal 5 UU Desa menjelaskan bahwa fungsi BPD adalah membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama Kades.

“Dalam UU sudah jelas garis besar dan fungsi BPD, dalam materi ini akan dibahas secara lebih mendetail agar seluruh anggota BPD memahami lebih jauh,” ujar Syaripuddin di GSG Betik Hati, Rabu (30/11) kemarin.

BACA :  Sementara Kencangkan Ikat Pinggang!

Lebih dari itu BPD juga berhak mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa. Mengawasi dan meminta tentang penyelenggaraan pemerintah desa.

“Banyak tugas yang harus dijalankan BPD, menyelenggarakan Musyawarah Desa sebagai ajang kebersamaan dan membicarakan segala macam kebijakan tentang desa,” imbuhnya.

Sementara itu Camat Sidomulyo Syamsul Juhari, S.Sos, juga memberikan materi terkait Tupoksi BPD yang ada di 16 desa. menurutnya, kedudukan antara BPD dan Kades itu sama namun yang membedakan adalah tugasnya.

“Keduanya sama-sama merupakan kelembagaan desa, UU Desa tidak membagi atau memisahkan kedudukan antar Kades dan BPD. Artinya keduanya hanya berbeda pada fungsi saja,” kata Syamsul menerangkan.

BACA :  Satukan Persepsi, Pemprov dan Pemkab Se-Lampung Gelar Rakor Cepat Tanggap Covid-19 Melalui Video Conference

Jika fungsi Kades sebagai pimpinan dimasyarakat dan kepanjang tanganan pemerintah, maka fungsi BPD adalah menyiapkan kebijakan pemerintah desa bersama Kades. “Keduanya saling berkaitan, jangan sampai salah arti dan salah fungsi,” tandasnya.

Hal senada juga dikatakan Sekretaris Kecamatan Sidomulyo, Wasidi, S.E. dikatakannya peran dan fungsi BPD sangat vital dalam menampung dan menyalurkan aspirasi rakyat sebelum sampai kepada Kades. Dengan begitu jika keduanya berjalan seiring dan kompak akan tercipta pemerintahan desa yang solid.

“Kebijakan-kebijakan desa itu sangat berpengaruh terhadap kondisi masyarakat. Maka dari itu setiap kebijakan yang disiapkan oleh BPD harus benar-benar dipahami,” pungkasnya. (ver)