18 SD Siap Diperbaiki

997
ILUSTRASI

GEDONGTATAAN– Sebanyak 18 Sekolah Dasar di Kabupaten Pesawaran tahun ini akan dilakukan perehaban gedung dengan skala berat maupun sedang. Program tersebut dilakukan dalam dua tahap, yakni 11 SD direhab melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) murni dan 7 SD direhab melalui DAK Tambahan.

“Rehab sekolah terbagi menjadi dua, yakni melalui DAK murni dan tambahan atau perubahan. Untuk pelaksanaan rehab melalui DAK tambahan saat ini kita masih menunggu payung hukum tentang anggaran perubahan,” ungkap Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesawaran, Syahruddin, M.M melalui Kasi Sarana Prasarana, Iwan Sobarna kemarin.

Dikatakannya, sesuai peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 81/2015 tentang petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) penggunaan DAK. Pada tahun ini tidak terdapat perbaikan gedung SMP.
“Tadinya pada waktu 2015 kita plot ada perbaikan gedung SMP, namun sesuai dengan juklak DAK, tidak ada SMP. Maka otomatis diperuntukan bagi rehab SD,” ucapnya.

Ditanya, progres perbaikan seluruh SD di Pesawaran yang mencapai 306 sekolah?, diakuinya, dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen sudah diperbaiki, sisanya belum diperbaiki secara keseluruhan. Pasalnya, perbaikan sekolah dilakukan secara bertahap dan bergantian setiap tahunnya.

“Sekitar 40 sampai 50 persen yang belum direhab secara keseluruhan. Karena, sekolah
ini kan ada beberapa unit. Misal perbaikan sekolah pada tahun sebelumnya baru 3 lokal dari 5 lokal. Maka otomatis masih ada sisa dua lokal lagi. Jadi kita tidak bisa laksanakan rehab tuntas, namun bertahap, yang penting pemerataan,” jelasnya.

Lebih jauh Iwan mengatakan, anggaran untuk rehab 11 gedung SD pada 2016 pada DAK murni mencapai Rp 1,1 miliar. Kemudian 7 SD di DAK tambahan mencapai Rp 1,3 miliar. Atau untuk 18 SD dengan total Rp 2,4 miliar. Disinggung perehaban pada 2017 mendatang? Ia menuturkan, pihaknya sudah menggelar asistensi dengan kementerian pendidikan. Dimana, rehab gedung sekolah pada 2017 dialokasikan bagi 79 lokal dan Ruang Kelas Baru (RKB) sebanyak 10 lokal untuk tingkat SD, dan alat pendidikan.

“Untuk SMP rehab gedung diplot sebanyak 22 lokal dan 2 lokal RKB atau penambahan ruang kelas. Namun, itu baru plot, kalau anggarannya belum diketahui berapa kepastiannya. Secara bertahap kita upayakan perbaikan infrastruktur dan sarana prasarana pendidikan di kabupaten Pesawaran,” pungkasnya. (esn)