189 SPPT Desa Pulau Tengah Dikembalikan

447

PALAS – Sebanyak 189 Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Desa Pulau Tengah, Kecamatan Palas di kembalikan.

Pengembalian SPPT tersebut terkait adanya kesalahan data. Kesalahan data itu seperti, data ganda dan objek pajak tidak sesuai dengan angka nominal pajak.

“Itu disebabkan adanya kesalahan, seperti data ganda dan objek pajaknya tidak sesuai dengan nominal pajaknya,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpajakan Kecamatan Palas Rusli saat melakukan Monev PBB di Desa Pulau Tengah, kemarin.

BACA :  Kerap Mengamuk, ODGJ Diamankan

Rusli melanjutkan, sejauh ini pengembalian SPPT hanya terjadi di Desa Pulau Tengah saja. Menurutnya, SPPT yang salah data tersebut akan dilakukan  perbaikan. “Sejauh ini belum ada laporan lagi selain Desa Pulau Tengah terkait kesalahan data pada SPPT,” sambungnya.

Disinggung capaian pajak PBB di Kecamatan Palas, Rusli menerangkan, pihaknya belum mengetahui pasti berapa jumlah capaian presentasi realisasi pembayaran pajak PBB.

“Untuk presentasi capaian pajak PBB kami belum tahu. Karena dari petugas pajak di kecamatan belum merekap data hasil penyetoran pajak PPB,” terangnya.

BACA :  Cegah Stunting, Bentuk Posyandu Remaja

Sementara itu, Kepala Desa Pulau Tengah Suyono menerangkan, di Desa Pulau Tengah memiliki ketetapan wajib pajak sebesar Rp 56,7 juta. “Ketetapan wajib pajak sebesar Rp 56,7 juta atau 1.085 SPPT,” ujarnya.

Suyono menambahkan, realisasi penagihan pajak di Desa Pulau Tengah sudah mencapi Rp 15 juta. “Sejauh ini realisasinya hampir mecapi 50 persen, dan saat ini kami masih antri untuk penyetoran hasil penarikan PBB di Bank,” katanya. (vid)