23 RTLH Desa Candimas Dibedah

48
Ist - Pelatakan batu pertama oleh Kades Candimas Andri Suwaldi (baju putih) di kediaman salah satu warganya yang mendapat program BSPS, Rabu (21/10).

NATAR – Sebanyak 23 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Candimas mulai dibedah melalui Program Batuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2020.

Satu persatu rumah milik warga Desa Candimas mulai dirobohkan dan dibangun kembali.

Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Desa (Pemdes) Candimas terhadap program Pemkab Lamsel itu maka seluruh unsur warga digerakkan untuk membantu terlaksananya BSPS itu. “Ya Alhamdulillah ada 23 unit rumah yang mendapat program BSPS, tetapi kan kalau mengandalkan dana itu saja maka tidak akan cukup. Jadi kami ikut bahu membahu membantu,” ungkap Kades Candimas Andri Suwaldi kepada Radar Lamsel, Rabu (21/10).

BACA :  Meski Pandemi, Krawangsari Mampu Bangun 515 Meter Rabat Beton

Bantuan tersebut sambungnya, mulai dari materil maupun non materil seperti kebutuhan semen hingga tenaga kerja. “Kami diskusikan dengan yang punya rumah, inginnya dibagaimanakan rumahnya. Kalau mengandalkan dana stimulan hanya Rp 15 juta maka akan sulit untuk menyelesaikam rumah yang layak,” tuturnya.

Dari situlah sambung dia, Desa hadir untuk memberikan solusi agar dengan dana Rp 15 juta ditambah Rp 2,5 juta upah tukang rumah warga itu bisa dikatakan layak huni. “Apa yang bisa dibantu oleh warga maka kami minta untuk membantu, entah itu uang ataupun tenaga,” tegasnya.

BACA :  WFS: Agen Perubahan Lahir dari Budaya Diskusi

Ia memastikan, pelaksanaan Program BSPS hanya sebatas stimulan sehingga tidak bisa menuntut untuk finishing. “Namanya juga stimulan, hanya sebatas suntikan suplemen. Sisanya ya kita bersama-sama membantu agar selesai,” pungkasnya. (Kms)