235 Tanaman Hias Digasak Pencuri

75
David Zulkarnain – Inilah lokasi pencurian di toko tanaman hias Desa Sukaraja, Kecamatan Palas yang terjadi pada Kamis (19/11) dini hari kemarin.

PALAS – Kasus pencurian tanaman hias semakin menajadi di wilayah Palas. Kali ini kawanan pencuri menggasak ratusan tanaman hias yang mengakibatkan kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Peristiwa pencurian itu terlulang di salah satu toko tanaman hias di Desa Sukaraja. Sebelumnya, Minggu (15/11) pencuri yang diperkirakan lebih dari satu orang itu juga sempat melakukan aksinya, namun hanya berhasil menggondol satu pohon cemara.

Emawati Pemilik toko tanaman hias mengaku, kawanan pencuri itu diperkirakan meluncurkan aksi pada Kamis (19/11) dini hari. Pelaku mamasuki halaman rumahanya dengan cara merusak pagar bambu yang berada di sudut halaman rumah.

Pada pukul 03.00 dini hari, Ema, sapaan Emawati mengaku sempat mengecek pagar melalui jendela rumah  dan melihat satu pot tanaman telah hilang. Namun ia tak berani keluar, karena merasa takut.

BACA :  Warga Bumi Restu Ogah Ikut Pilkada

“Kemungkinan pelaku masuk tengah malam. Jam tiga pagi saya juga sempat mengecek pagar tapi hanya lewat jendela dan melihat satu pot tanaman sudah tidak ada di rak. Namun saya enggak berani keluar karena takut, sebab semalam saya hanya sendirian dirumah. Saya pikir cuma jatuh saja. Saya baru tanaman banyak yang hilang pada pukul 7 pagi ketika membuka toko,” ujar Ema memberikan keterangan kepada Radar Lamsel, Kamis (19/11) kemarin.

Ema menuturkan dari aksi pencurian pelaku berhasil menggasak 235 tanaman hias jenis Aglonema dengan rincian, 20 Aglonema Suksom, 75 tanaman Pink Catrina, 25 Red Anjamani, 25 Red Stardus,10 Red Impresa, 10 Red Anta, 10 Red Hot Chili Paper, 25 Big Aple, 15 Red Venues, dan 25 Red Majesti. Semua jenis Aglonema tersebu memiliki harga Rp 90 – 700 ribu per tanaman.

BACA :  UMKM Harus Punya Izin Usaha

“Total ada 235 tanaman yang dicuri, semuanya jenis Aglonema, Pelaku mengabil tanaman dengan cara mencabut dari pot,  dan ada juga yang dibawa beserta potnya,” ungkapnya.

Akibat peritiwa itu ema mengalami kerugian mencapai Rp 48 juta. Pencurian di tokonya itu juga telah dilaporkan ke Polsek Kecamatan Palas, dengan harapan pihak kepolisian bisa mengungkap pelakunya.

“Lansung saya laporkan ke Polsek. Harapan saya polisi bisa menangkap pelakunya, karena sudah sangat meresahkan,” harapnya.

Sementara itu Kapolsek Palas Iptu M Sari Akip mengaku pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat ini pihaknya juga masih melakukan penyelidikan siapa pelaku pencurian tersebut.

“Setelah mendapat laporan kita langsung melakukan olah TKP. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelakunya,” pungkasnya. (vid)