237 Hektar Tanaman Padi Terendam Banjir

253
David Zulkarnain – Hamparan tanaman padi yang terendam banjir di Desa Palasjaya, Kecamatan Palas akibat meningkatnya curah hujan tiga hari yang lalu, Kamis (28/3).

PALAS – Guyuran hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Palas dalam tiga hari terakhir, kembali menyebabkan ratusan hektar  taman padi di terendam banjir.

          Berdasarkan informasi yang dihimpun, diperkirakan luas tanaman padi yang terendam banjir mencapai 237 hektar yang tersebar di Desa Baliagung, Pulaujaya, Bumirestu dan Palasjaya.

          Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pentuluh Pertanian Kecamatan Palas Agus Santosan mengatakan, akibat meningkatnya curuah hujan dalam dua hari terakhir menyebabkan tanaman padi di tiga desa kembali terendam banjir.

          “Hujan deras yang terjadi selam dua hari terahir kembali menyebabkan 237 hektar tanaman padi di tiga desa kembali terendam banjir,” kata Agus kepada Radar Lamsel, Kamis (28/3).

          Agus menyebutkan, tanaman padi yang terdapak banjir cukup luas terjadi di dua desa yaitu Desa Baliagung seluas 95 hektar dan Desa Bumirestu 87 hektar. Sedangakan di Desa Palasjaya seluas 30 hektar, serta Desa Pulaujaya 25 hektar. “Bajir yang cukup luas terjadi di Desa Baliagung dan Bumirestu,” sambungnya.

          Agus juga menjelaskan, pihaknya belum menentukan dampak kerusakan akibat banjir tersebut. Pasalnya, hingga saat ini sebagian besar tanaman padi yang terendam banjir belum mengalami penyurutan.

          “Banjir terjadi di daerah lebung, akibatnya air susah surut. Kami juga belum melakukan pendataan dampak kerusakannya,” paparnya.

          Warta (45), salah satu anggota Kelompok Tani Budisari, Desa Palasjaya mengungkapkan, banjir yang disebabkan curah hujan itu merendam tanaman padi di wilayah setempat sejak dua hari terahir.

          Selain itu ia juga mengatakan, penyebab banjir yang lama surut dikarenakan saluran irigasi pembuangan air telah mengalami penyempitan.

          “Sudah dua hari banjir belum surut, karena saluran irigasi pembuangan air telah tertutup tanaman kangkung,” ungkapnya. (vid)