25 KPM PKH Tak Bisa Cairkan Bantuan

190
Ilustrasi PKH

SRAGI – Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Kecamatan Sragi hingga saat ini masih mengalami kendala.

Hal itu terbukti pada pencairan PKH pada gelombang Maret ini, dimana sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Kedaung urung melakukan pencairan lantaran kartu PKH yang terbelokir.

Hal tersebut diutarakan oleh Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Sragi Asep Deby. Dimana pada periode Maret pencairan bantuan PKH dan Program sembako masih mengalami kendala.     “Pencairan Bantuan PKH sekaligus Program sembako di Sragi pada bulan ini masih mengalami kendala, salah satunya karena kartu KPM yang terblokir,” ujar Asep Deby memberikan keterangan kepada Radar Lamsel di Kantor Kecamatan Sragi, Selasa (17/3).

BACA :  Sulit Dapatkan Mesin Panen, Petani Penen Padi Secara Manual

Sejumlah KPM yang tidak bisa melakukan pencairan bantuan Program PKH mulai terlihat di Desa Kedaung. Dimana saat ini sudah terdapat 25 KPM PKH sekaligus penerima bantuan program sembako yang gagal melakukan pencairan dana bantuan.

“Saat ini yang sudah kami terima, data dari Desa Kedaung. Dimana dari sekitar 600  KPM, sebanyak 25 KPM yang tidak bisa melakukan pencairan dana bantuan,” terang Deby.

Deby menuturkan, selain disebabkan kartu KPM yang terblokir juga disebabkan saldo yang masih nol atau kosong.  Jumlah KPM yang tidak bisa melakukan pencairan tersebut dipredikdi bakan tersebut mengalami peningkatan.

BACA :  Sulit Dapatkan Mesin Panen, Petani Penen Padi Secara Manual

Hingga saat ini, sambung Deby, pihaknya juga masih terus melakukan pendataan dari sejumlah e-warung atau agen Briling. Pihaknya juga akan bekerjasama dengan pendamping PKH untuk mencari penyebab kartu KPM yang masih terblokir atau masih.

“Kemungkinan jumlah KPM yang tidak bisa melakukan pencairan akan terus bertambah. Kami juga sudah berkordinasi degan pendamping PKH untuk mengetahui apa yang menyebabkan kartu KPM yang masih terblokir,” pungkasnya. (vid)