PT. ASDP Akan Perbaiki Dermaga 4

381

BAKAUHENI – PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni telah menyiapkan rencana untuk mengurai antrean kendaraan di Pelabuhan Bakauheni. Langkah yang akan diterapkan adalah dengan memperbaiki dermaga 4.

Langkah perbaikan dermaga 4 di pelabuhan Bakauheni karena kapal yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheni semakin bertambah. Jika dermaga 4 sudah diperbaiki, maka hal ini akan semakin membuat pelayanan di Pelabuhan Bakauheni semakin maksimal karena semua dermaga beroperasi.

“Kami terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik, salah satunya dengan mengurai antrean panjang. Makanya dermaga 4 akan dibangun lagi, karena kapal semakin bertambah,” kata General Manager PT. ASDP Cabang Bakauheni Hasan Lessy saat menjalin silaturahmi dengan wartawan di ruang kerjanya, Jum’at (19/10).

BACA :  ASDP Tak Bergeming Usai Kecolongan PDP

Jika semua dermaga berfungsi dan kapal yang memiliki kapasitas besar beroperasi, Hasan menegaskan antrean atau penumpukan kendaraan yang kerap terjadi tidak akan terulang kembali.

“Kemungkinannya kecil, karena semuanya sudah jalan. Apalagi nanti kita akan punya dermaga eksekutif yang beroperasi Desember, mudah-mudahan tidak ada kendala sehingga semuanya berjalan dengan lancar,” katanya.

Pada kesempatan itu, Hasan juga menyampaikan bahwa mulai Desember mendatang, kapal yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheni – Merak wajib berukuran 5.000 GT. Hal itu guna mendukung kebijakan pemerintah yang ada pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 88 Tahun 2014.

BACA :  Siap Tangani Gejala Covid-19 di Kapal

“Sesuai dengan PM, pemerintah akan mulai memberlakukannya pada Desember ini. Kapal yang beroperasi wajib GT 5.000 ke atas. Jadi, yang 4.999 kebawah tidak bisa dipakai lagi,” katanya.

Informasi yang dihimpun Radar Lamsel, kapal-kapal baru dengan ukuran di atas 5.000 GT dipastikan bakal datang dan beroperasi di lintas Merak-Bakauheni pada Desember 2018 atau bertepatan dengan 4 tahun sejak Permenhub 88/2014 pertama kali diterbitkan. (rnd)