4 Cakades Kelaten Mulai Suarakan Visi Misi

273
Randi Pratama - Camat Penengahan, M. Yusuf, S.STP berfoto bersama empat Cakades Kelaten usai kampanye di hadapan masyarakat setempat.
PENENGAHAN – Pertarungan antar calon kepala desa (cakades) di Kecamatan Penengahan telah dimulai. Selasa (21/5) kemarin, panitia pemilihan kepala desa menggelar kampanye bagi empat Cakades Kelaten untuk menyampaikan visi misi yang diusung. Kampanye yang dilaksanakan di lapangan sepakbola Desa Kelaten ini mampu menyedot perhatian ratusan masyarakat.
 
Pantauan Radar Lamsel, visi misi yang disampaikan oleh 4 Cakades Kelaten itu masih biasa-biasa saja. Bahkan, ke empatnya cenderung menyuarakan kampanye yang persis sama. Tidak ada program mencolok yang disampaikan oleh ke empat calon. Padahal, di sinilah pentas para calon untuk menarik simpati masyarakat supaya bisa mendongkrak suara.
 
Dalam penyampaiannya, Cakades nomor urut 1, Sujalmo, berjanji akan memperhatikan nasib petani, dan kesehatan masyarakat. Menurut dia, pemerintah desa harus menjalankan program dengan disiplin dan amanah. Pelayanan juga harus dilakukan dengan ramah agar dapat memperoleh kepercayaan dari masyarakat.
 
“Pemerintahan juga harus dipegang sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Saya siap untuk menjadikan Kelaten lebih baik,” ucapnya.
 
Sementara itu, Cakades nomor urut 2, Toto Aminudin, berjanji akan memfungsikan aparatur desa, dan mengatur pengelolaan anggaran dengan mengutamakan musyawarah. Seindah dan sebaik apapun misi, kata dia, tidak akan berjalan jika tidak transparan. Ia mengatakan pemerintahan tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan dari pamong masyarakat, seperti BPD dan lain-lain.
 
“Harus ada kerukunan. Mengoptimalkan landasan kerukunan umat beragama. Menumbuh kembangkan musyawarah,” katanya.
 
Cakades nomor urut 3, Kusmarno, berjanji akan menyelenggarakan pemerintahan yang demokratis, bebas dari penyelewengan, dan bebas dari korupsi. Kusmarno mengatakan bahwa Ia akan menjalankan tugas dengan rancangan kerja. Ia juga akan melibatkan semua aparatur desa dari tingkat bawah sampai atas.
 
“Semua kadus diajak bermusyawarah supaya mengetahui apa masalah di dusun itu. Serap juga usulan dari dusun per dusun. Saya menginginkan pningkatan PAD. Bahkan kelak bisa bersaing dengan PAD desa lain. Sehingga dana-dana itu bisa dipakai untuk bantuan operasional bagi lembaga pendidikan, dan keagamaan,” katanya.
 
Terakhir, Cakades nomor 4, Suwarno, mengatakan bahwa visi misi yang diusung sama dengan jargon Zainudin Hasan, ayo bangun desa. Suwarno mengatakan visi misi itu harus diterapkan demi terwujudnya Desa Kelaten yang mandiri. Suwarno mengatakan seandainya dipercaya menjadi kepala desa, Ia akan melanjutkan program yang sudah dijalankan oleh pemerintah sebelumnya.
 
“Pemerintah sebelumnya berjalan dengan terstruktur dan bagus. Jadi, pemerintahan berikutnya hanya melanjutkan program yang sudah dijalankan sehingga memperoleh hasil lebih baik,” katanya.
 
Camat Penengahan, M. Yusuf, S.STP mengatakan bahwa Desa Kelaten merupakan yang pertama mengadakan kegiatan kampanye. Yusuf menilai program dan visi misi yang disampaikan empat cakades cukup bagus. Pada kesempatan itu, Yusuf menegaskan kepada para cakades untuk tidak kampanye dengan iming-iming PBB gratis. “Tidak ada satu calon pun yang bisa mengkampanyekan PBB gratis,” katanya.
 
Pada kesempatan itu, Yusuf meminta semua tim calon berkompetisi secara sehat dan sportif. Tidak boleh saling menjelekkan, atau pun melakukan kecurangan dalam kampanye. “Jangan ada politik uang, atau semacamnya,” ucapnya.
 
Sistem dan waktu kampanye empat cakades telah diatur oleh Panitia Pilkades Kelaten. Jadi, waktu kampanye antara cakades yang satu tidak akan berbenturan dengan calon lain. Pj. Kades Kelaten, Hermawan, S.H.,M.M mencotohkan jika calon nomor satu kampanye di dusun 1, maka ke tiga calon lain akan kampanye di dusun-dusun lainnya.
 
“Begitu juga dengan yang lain, misal calon nomor urut 2 kampanye di dusun 2. Nah, calon lain kampanye di dusun 1, atau dusun lainnya. Yang jelas, kampanye mereka tidak akan berbenturan,” katanya. (rnd)
BACA :  Tiga Wilayah Deklarasi Pilkada Damai