50 Ekor Sapi Bali Divaksin Jembrana

72
Ist.Radarlamsel – Petugas Penyuluh Kesehatan Hewan UPT Pusat Kesehatan Hewan Kecamatan Palas – Sragi melakukan penyuntikan vaksin jembrana di Desa Bumi Restu, Kecamatan Palas, Senin (24/8).

PALAS – Sebanyak 50 ekor sapi di Kecamatan Palas mendapat vaksin jembrana. Vaksinasi yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan Kecamatan Palas – Sragi sebagai upaya untuk mencegah serangan penyakit jembrana.

Kepala UPT Pusat Kesehatan Hewan Kecamatan Palas – Sragi Iwan Ismunanto menjelaskan, vaksinasi jembrana ini dipusatkan di Desa Bumi Restu, Kecamatan Palas. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan untuk mencegah serangan penyakit jembrana di dua kecamatan itu.

“Tahun ini kita kembali memberikan vaksin. Kegiatan tahunan ini sebagai upaya pencegahan dini serangan penyakit jembrana di wilayah Palas  dan Sragi,” ujar Iwan Ismunanto memberikan keterangan kepada Radar Lamsel,  usai memberikan vaksin di Desa Bumi Restu,Senin (24/8).

BACA :  Besok, Mediasi Sengketa Pasar Bumi Restu Digelar

Iwan menjelaskan, vaksin jembrana itu diberikan untuk 50 ekor sapi di Desa Bumi Restu. Atau sekitar 30 persen dari populasi sapi bali yang ada di wilayah Palas yang mencapai 150 ekor.

“Vaksin jembrana ini memang dikhususkan untuk jenis sapi bali. Tahun ini hanya mendapat kuota 50 ekor dari total pupulasi di wilayah Palas yang mencapai 150 ekor,” ungkapnya.

Sementara itu Mantri Hewan UPT Pusat Kesehatan Hewan Kecamatan Palas – Sragi Didit menerangkan, penyakit jembrana merupakan penyakit viral yang bersifat menular pada sapi bali. Serangan penyakit yang berasal dari Bali ini ditandai dengan demam, peradangan selaput lendir mulut, pembesaran kelenjar limfe preskapularis , hingga keringat darah.

BACA :  Kerap Mengamuk, ODGJ Diamankan

“Penyakit jembrana ini hanya menyerang sapi merah atau sapi bali. Jika sudah menyerang penyakit ini penularannya memang sangat cepat. Sapi yang terserang bisa mati mendadak,” ucapnya.

Meski kasus serangan penyakit jembrana belum pernah terjadi di wilayah Palas. Vaksinasi ini perlu dilakukan agar penyakit jembrana tidak menyerang populasi sapi bali di wilayah Palas.

“Mengapa perlu dilakuakn vaksi secara rutin karena lalu lintas hewan ternak, khususnya sapi memang terus berjalan. Harapan kita dengan adanya upaya vaksinasi jembrana ini populasi sapi di Palas aman dari serangan penyakit,” harapnya. (vid)