6.127 KPM Graduasi PKH

37
ILUSTRASI

KALIANDA – Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Lampung Selatan terus berkurang. Hingga saat ini, Dinas Sosial (Dinsos) mencatat sekitar 6.127 KPM secara mandiri dan sukarela melepaskan diri untuk tidak lagi menerima bantuan sosial atau graduasi.

Kepala Dinsos Lamsel, Dulkahar, A.P., M.Si, didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Reni Silalahi menerangkan, sebelumnya jumlah KPM PKH di Lamsel mencapai 57.946 KK. Namun, setelah graduasi sebanyak 6.127 KPM kita menyisakan 51.819 KPM.

“Dari data terbaru yang kami peroleh dari pendamping di lapangan, jumlah KPM pada program PKH terus mengalami graduasi. Periode September ada sebanyak 6.127 KPM yang keluar secara mandiri dari program PKH ini,” ungkap Reni dikantornya, kemarin.

BACA :  Telusuri Foto Viral ASN Joget Bersama Paslon

Dia menjelaskan, yang menjadi faktor penyebab KPM PKH graduasi lantaran perekonomian mereka telah meningkat dari sebelumnya. Sehingga, KPM itu keluar secara mandiri dari program PKH.

Selain itu, faktor lainnya dari pembenahan data yang terus diperbaharui. Sehingga, terdapat KPM yang sudah tidak berhak memperoleh program tersebut karena tidak memiliki tanggungan.

BACA :  BPPRD Ikutserta Salurkan Paket Bantuan Covid-19

“Misalnya, sudah tidak ada lagi anak yang ditanggung. Contohnya, semula memiliki balita kini anak tersebut sudah beranjak besar. Maka, data KPM sebagai penerima PKH dicabut atau dikeluarkan,” terangnya.

Reni memastikan, sejauh ini tidak ada kesalahan sasaran KPM dalam program PKH. Sebab, evaluasi data terus dilakukan dan banyak KPM yang merasa perekonomiannya telah mampu dan keluar dari kepesertaan PKH.

“Harapan kita kedepan masyarakat terus mengalami peningkatan perekonomian. Dengan begitu secara mandiri dia akan keluar dari kepesertaan program PKH atau graduasi,” pungkasnya. (idh)